Selama tahun 2023, KLHK secara terus-menerus melakukan pemantauan terhadap titik panas atau hotspot guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Indonesia. Tim pemantau dari KLHK bekerja selama 24 jam dengan memanfaatkan data satelit untuk mengidentifikasi lokasi-lokasi yang memiliki potensi titik panas, terutama di wilayah-wilayah yang merupakan lahan konsesi perusahaan.
Seluruh upaya ini mencerminkan komitmen pemerintah Indonesia dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerusakan akibat kebakaran hutan dan lahan yang sering kali terjadi di negara ini. *
Sumber: Antaranews.
Kemenhut Gelontorkan Rp667 Miliar untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Desa Hutan
Listrik Sumatera Sempat Lumpuh Total, PLN Akhirnya Buka Suara: Ini Penyebab Blackout Massal!