“Sekitar jam 12 malam ikan mulai mati. Ikan baung semua mati. Awalnya tidak mau makan, lalu setelah hujan kondisinya makin parah,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kampar, Refizal, menjelaskan bahwa pengambilan sampel air telah dilakukan sejak 4 Maret 2026. Namun hingga kini hasil uji laboratorium ketiga masih belum diterima.
Ia mengungkapkan, terdapat delapan perusahaan di wilayah hulu dan dua pabrik di wilayah hilir yang menjadi perhatian dalam penelusuran penyebab kejadian. Selain itu, aktivitas peremajaan tanaman (replanting) oleh perusahaan perkebunan seluas sekitar 500 hektare di kawasan daerah aliran sungai juga ikut ditelaah.
WhatsApp Hapus Akses Chatbot AI Pihak Ketiga Mulai 2026
Pertarungan Seru dan Kemenangan Ketiga Marquez di GP Qatar
Di sisi lain, pihak perusahaan masih menunggu hasil kajian resmi sebelum memberikan pernyataan lebih lanjut.
Humas PT Buana Wira Lestari (BWL), Agung, menyatakan belum ada kajian mendalam yang dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab kejadian.