“Apapun kebutuhan masyarakat tentu akan kita dorong agar ada kejelasan dan penyelesaian,” tambahnya.
Komisi IV juga berencana menggelar pertemuan lanjutan setelah hasil uji laboratorium diterima. Pertemuan itu akan melibatkan pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat.
Berdasarkan data warga, kerugian akibat kejadian ini cukup besar. Di Desa Kota Garo, misalnya, 12 pemilik keramba mengalami kerugian akibat sekitar 6,5 ton ikan mati dengan nilai mencapai Rp462 juta. Jika dihitung secara keseluruhan, total kerugian di tiga desa diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
WhatsApp Hapus Akses Chatbot AI Pihak Ketiga Mulai 2026
Pertarungan Seru dan Kemenangan Ketiga Marquez di GP Qatar
Warga terdampak juga meminta perusahaan yang beroperasi di wilayah hulu Sungai Tapunh bertanggung jawab dan memberikan kompensasi.
Salah seorang warga, Arman, menyebut ikan mulai mati secara tiba-tiba pada tengah malam.