HOME / Hukum

Kejari Pekanbaru Terima SPDP Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Suska

Jumat, 6 Maret 2026 | 20:01:00 WIB
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/AP
Kejari Pekanbaru Terima SPDP Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Suska - Pekanbaruexpress
Tersangka Raihan dijerat dengan pasal berlapis terkait dugaan percobaan pembunuhan serta penganiayaan berat. (Tangkapan layar sosmed warga)

PEKANBARU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru terkait kasus pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Faradilla Ayu Pramesti (23).

SPDP tersebut diterima setelah polisi menetapkan seorang pria bernama Raihan Mufazzar (21) sebagai tersangka dalam kasus penyerangan yang terjadi di lingkungan kampus UIN Suska Riau.

Kepala Kejari Pekanbaru Silpia Rosalina melalui Kepala Seksi Intelijen Mey Ziko membenarkan pihaknya telah menerima dokumen pemberitahuan dimulainya penyidikan dari kepolisian.

Baca :

“SPDP sudah kami terima pada tanggal 3 Maret 2026,” ujar Mey Ziko saat dikonfirmasi, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, setelah menerima SPDP tersebut,

kejaksaan langsung menerbitkan surat P-16 sebagai dasar penunjukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengikuti perkembangan proses penyidikan yang dilakukan penyidik kepolisian.

“Jaksa yang ditunjuk nantinya akan melakukan koordinasi dengan penyidik serta memantau perkembangan penyidikan hingga berkas perkara dinyatakan lengkap,” jelasnya.

Baca :

Sebelumnya, pihak kepolisian mengungkapkan bahwa aksi penyerangan tersebut diduga dipicu rasa sakit hati pelaku setelah cintanya ditolak oleh korban.

Kepala Satreskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah menyampaikan bahwa pelaku dan korban sebelumnya telah saling mengenal.

Menurutnya, pelaku bahkan diduga telah merencanakan penyerangan tersebut sebelum mendatangi korban di kampus.

Baca :

“Pelaku datang memang dengan tujuan menyerang korban. Dari hasil pemeriksaan sementara, motifnya karena cintanya tidak diterima oleh korban,” kata Anggi.

Peristiwa pembacokan itu terjadi di Gedung Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian, korban sedang berada di kampus untuk menunggu jadwal sidang skripsi.

Polisi menyebut pelaku datang dari Bangkinang menuju Pekanbaru dengan membawa dua senjata tajam, yakni kampak dan parang. Namun dalam kejadian tersebut pelaku hanya menggunakan kampak untuk menyerang korban.

Baca :

Akibat serangan itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan tangan. Korban kemudian dievakuasi oleh petugas keamanan kampus dalam kondisi berlumuran darah sebelum dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.

Dari hasil penyelidikan, diketahui pelaku dan korban sempat dekat saat mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Namun hubungan tersebut tidak berlanjut setelah korban menolak pernyataan cinta pelaku karena telah memiliki kekasih.

Polisi juga menemukan bahwa pelaku telah mempersiapkan senjata yang digunakan dengan mengasah kampak dan parang sebelum berangkat ke Pekanbaru.

Baca :

Kini tersangka Raihan Mufazzar dijerat dengan pasal berlapis terkait dugaan percobaan pembunuhan serta penganiayaan berat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Dari hasil penyelidikan, pelaku memang menargetkan korban. Karena itu kami menerapkan pasal berlapis terkait percobaan pembunuhan dan penganiayaan berat yang direncanakan sebelumnya,” pungkas Anggi.*


Pilihan Editor
Berita Lainnya
kampar
Perbaikan Infrastruktur Jalan Jadi Perhatian Pemda Kampar
Minggu, 7 Juni 2026 | 23:32:03 WIB
nusantara
Rupiah Sempat Tembus Rp18.000, Pemerintah Yakin Akan Kembali Menguat
Minggu, 7 Juni 2026 | 20:22:00 WIB
Pasar
Wajah

Artikel Popular
2
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB