Pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid, mengecam cara Netanyahu memecat Bar dan menuduhnya kehilangan kendali serta mengabaikan nilai-nilai kepemimpinan. Lapid bahkan berencana mengajukan gugatan atas keputusan tersebut ke Mahkamah Agung Israel.
Sementara itu, Netanyahu juga melayangkan tuduhan serius terhadap mantan Kepala Shin Bet, Nadav Argaman. Ia menuduh Argaman melakukan pemerasan dan ancaman selama masa jabatannya, bahkan menyamakannya dengan bos mafia. Tuduhan ini semakin memperdalam krisis politik di Israel.
Argaman sendiri tidak tinggal diam. Ia mengisyaratkan bahwa jika Netanyahu bertindak di luar hukum, ia siap mengungkap seluruh informasi yang dimilikinya, termasuk dari pertemuan pribadi dengan sang perdana menteri. Ia juga menyerukan agar perang di Gaza segera dihentikan demi menyelamatkan para sandera.
Prabowo Resmikan Kepala BGN Baru, Said Iqbal Masuk Lingkaran Istana
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Begini Respons Mantan Kepala BGN
Dengan semakin tajamnya perpecahan di tubuh pemerintahan Israel, langkah Netanyahu ini bisa menjadi titik balik yang menentukan nasib politiknya ke depan. *