|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : Putra
JAKARTA - Dunia politik Indonesia kembali diguncang dengan kabar pengunduran diri Airlangga Hartarto dari posisi Ketua Umum Partai Golkar. Keputusan yang diumumkan pada Sabtu malam, 10 Agustus 2024, ini mengejutkan banyak pihak, termasuk kalangan internal partai dan pengamat politik.
Dalam pernyataan resminya, Airlangga mengungkapkan bahwa langkah ini diambil dengan tujuan menjaga keutuhan Partai Golkar, terutama menjelang transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Airlangga menegaskan bahwa stabilitas partai dan proses transisi yang damai menjadi prioritasnya.
“Dengan mempertimbangkan berbagai aspek serta demi menjaga kesatuan Partai Golkar, saya memutuskan untuk mundur dari posisi Ketua Umum. Ini adalah langkah yang saya yakini terbaik untuk partai dalam menghadapi dinamika politik yang ada,” ujar Airlangga dalam video yang dirilis oleh Partai Golkar.
Di desak Mundur, Raja Juli Dinilai Tak Punya Kompetensi Kehutanan
Prabowo: Direksi dan Komisaris BUMN yang Menolak Penghapusan Tantiem Diminta Mundur
Keputusan ini tidak lepas dari meningkatnya desakan internal partai untuk melakukan regenerasi kepemimpinan. Beberapa bulan terakhir, dorongan untuk menyelenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) semakin menguat. Munaslub ini dipandang sebagai momen krusial untuk memilih pemimpin baru yang dapat membawa Golkar ke arah yang lebih solid di tengah perubahan politik yang sedang terjadi.
Luhut Binsar Pandjaitan, salah satu tokoh senior Golkar, menyatakan bahwa pengunduran diri Airlangga merupakan keputusan pribadi yang patut dihormati. Menurutnya, proses transisi kepemimpinan yang akan segera berlangsung harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk menjaga soliditas partai.
Dengan pengunduran diri ini, Golkar bersiap menggelar Munaslub yang akan menentukan arah kepemimpinan partai ke depan. Beberapa nama sudah mulai mencuat sebagai calon kuat pengganti Airlangga, termasuk Agus Gumiwang Kartasasmita dan Bambang Soesatyo (Bamsoet). Siapa pun yang terpilih nantinya, diharapkan mampu membawa Golkar tetap berperan penting dalam peta politik Indonesia, terutama menjelang Pilpres 2024.
AS Resmi Mundur, Tak Lagi Dukung Pendanaan Dampak Perubahan Iklim
Tiga Pejabat Eselon II Pemprop Riau Pilih Mundur dan Minta Pindah,Terbaru Kepala BKD Mamun Murad
Langkah Airlangga ini menunjukkan betapa pentingnya stabilitas partai di tengah dinamika politik yang cepat berubah. Bagi Golkar, menjaga kesatuan dan menghadapi tantangan transisi pemerintahan dengan bijak akan menjadi ujian penting dalam beberapa bulan ke depan.
Berikut pernyataan Airlangga soal pengunduran dirinya sebagai Ketua Umum Golkar, dalam keterangan resmi
Assalamualaikum Wr. Wb
Gus Miftah: Jejak Hidup dan Pilihan Mundur dari Staf Khusus Presiden
Kemunduran Airlangga dari Ketum Golkar Membuat Megawati Prihatin
Selamat pagi para Kader Partai Golkar yang saya cintai,
Saya Airlangga Hartarto.
Setelah mempertimbangkan dan untuk menjaga keutuhan Partai Golkar dalam rangka memastikan stabilitas transisi pemerintahan yang akan terjadi dalam waktu dekat, maka dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, serta atas petunjuk Tuhan yang Maha Besar, maka dengan dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Ganjar Respons Ahok Mundur dan Siap Kampanye: Tambahan Energi
Demi Ganjar-Mahfud, Ahok Mundur dari Komisaris Utama Pertamina
Pengunduran diri ini terhitung sejak semalam, yaitu Sabtu, 10 Agustus 2024.
Selanjutnya, sebagai partai besar yang matang dan dewasa, DPP Partai Golkar akan segera menyiapkan mekanisme organisasi sesuai dengan ketentuan AD/ART organisasi yang berlaku. Semua proses ini akan dilakukan dengan damai, tertib, dan dengan menjunjung tinggi marwah Partai Golkar.
Demokrasi harus kita kawal dan kembangkan terus-menerus. Dan partai politik adalah pilar utama demokrasi kita. Indonesia adalah negeri besar. Kita harus memastikan bahwa demokrasi kita terus berjalan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Mahfud Resmi Mundur dari Kabinet Jokowi, Ini Isi Surat Pengundurannya
Delapan Tenaga KSP Termasuk Ali Ngabalin Mundur
Partai Golkar sejauh ini telah menjadi kebanggaan kita semua serta menjadi kekuatan terdepan demokrasi Indonesia. Selama 60 tahun kita telah membuktikan semua itu. Dalam Pileg 2024, kita telah bersama-sama menaikkan pencapaian partai kita dengan merebut 102 kursi DPR RI, serta ratusan, bahkan ribuan kursi parlemen di berbagai tingkat pemerintahan dari Sabang sampai Merauke.
Dengan keringat bersama, serta dengan tekad bersama, Partai Golkar berhasil melakukan transformasi menjadikan dirinya sebagai kebanggaan seluruh kader kita.
Selain itu, dalam Pilpres lalu, kita juga berhasil memberi kontribusi besar dalam kemenangan pasangan Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka. Mereka akan melanjutkan kepemimpinan negara untuk semakin mempercepat lagi langkah kita dalam memajukan seluruh bangsa Indonesia.
Kabar Pemakzulan Presiden Jokowi di DPR, Airlangga: Tidak Ada
Pakar Hukum Desak Firli Harusnya Mundur dari Ketua KPK
Sebagai seorang pribadi, bersama seluruh keluarga saya, dari hati yang terdalam, saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada begitu banyak pihak yang telah bekerjasama dan membantu membesarkan partai yang kita cintai bersama. Saya yakin, seluruh prestasi yang telah kita capai bersama sejauh ini akan terus dilanjutkan dengan lebih baik lagi.
Secara khusus, saya ingin berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Wapres Kiai Haji Maruf Amin. Demikian pula, terima kasih saya sampaikan kepada Presiden Terpilih Bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Terpilih Mas Gibran Rakabuming Raka. Kepada para senior Golkar, khususnya Bapak Jusuf Kalla, Bapak Aburizal Bakrie, Bapak Luhut Binsar Panjaitan, Bapak Akbar Tanjung, Bapak Agung Laksono serta Bapak Muhamad Hatta, saya juga mengucapkan beribu terima kasih atas kerjasama, dukungan, dan bimbingan yang diberikan kepada kami.
Kepada jajaran pengurus DPP Partai Golkar, serta kepada seluruh pimpinan partai kita di tingkat provinsi, kota dan kabupaten, saya percaya dapat terus menjaga soliditas dan kesinambungan Partai Golkar ini. Pada kesempatan ini perkenankan saya untuk menyampaikan kebanggaan saya atas dukungan dan persahabatan yang tulus selama ini. Hanya rasa terima kasih yang dalam yang bisa saya haturkan dalam saat seperti ini.
Khususnya kepada para kader dan simpatisan Partai Golkar, saya mengimbau untuk terus merawat partai kita dengan penuh semangat dan optimisme. Saya yakin, Partai Golkar akan terus melangkah ke depan dan memberi kontribusi positif bagi Tanah Air yang kita cintai.
Kepada seluruh Rakyat Indonesia, terima kasih atas dukungan dan kepercayaan selama ini kepada Partai Golkar sebagai pembawa harapan bagi Kemajuan Bersama.
Sebagai pribadi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekurangan atau kesalahan yang saya lakukan selama ini. Sekali lagi terima kasih atas bantuan, kerjasama, serta persahabatan kepada semua pihak. Saya yakin, dengan kebersamaan yang erat, Indonesia akan menjadi negeri yang semakin membanggakan kita semua.
Sebagai penutup, perkenankanlah saya untuk mengutip satu bait dalam Hymne Partai Golkar: Hiduplah Golongan Karya! Semoga Tuhan selalu melindunginya…
Wassalamualaikum, Wr. Wb