POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Politik

Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik

Rabu, 11 November 2020 | 09:39:16 WIB

Editor : Red | Penulis : Med

Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik
Ilustrasi

 JAKARTA - Keinginan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerapkan Sistem Informasi Rekapitulasi secara Elektronik (Sirekap) pada Pilkada Serentak 2020 menuai kritikan. Salah satu alasannya, kesiapan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, dan payung hukum yang dianggap belum memadai.

Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Heroik Pratama menerangkan, tantangan pertama adalah infrastrukturnya. Hal ini terkait dengan akurasi dari sistem untuk membaca hasil foto perolehan suara pasangan calon (paslon) yang dilakukan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

"Hasil sesuai atau tidak dengan yang difoto. Bukan apa-apa ini terkait perolehan suara. Suara pemilih yang dihitung menentukan hasil pemilu," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Rabu (11/11/2020).

Baca :

Kemudian, Perludem juga mempertanyakan mengenai keamanan Sirekap. Heroik mengatakan, ponsel pintar milik siapa pun, termasuk petugas KPPS, itu rawan terhadap serangan siber. Keamanan lain yang harus dijaga betul oleh KPU adalah tabulasi data center.
 
"Salah satu yang mengemuka dalam penggunaan teknologi informasi (TI) itu soal keamanan sibernya. Apakah KPU sudah uji coba keamanan siber. Kita hanya mendengar KPU melakukan uji coba sistemnya saja," tuturnya.

Ketiga, Heroik menerangkan, setiap lembaga negara yang akan menggunakan sistem TI harus diaudit dan disertifikasi terlebih dahulu. Keempat, KPU harus memastikan kemudahan penggunaan sistem baru ini oleh semua petugas penyelenggara pilkada. 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
hukum
Kasus SPPD Diduga Fiktif DPRD Riau Akan Digelar di Mabes Polri
Senin, 5 Januari 2026 | 22:42:10 WIB
nusantara
Sumur Rp150 Juta dan Cara Kita Membaca Angka
Minggu, 4 Januari 2026 | 17:25:46 WIB
wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
mancanegara
Trump Ancam Iran, AS Siap Bertindak Jika Demonstran Dibunuh
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:48:00 WIB
pasar
Harga Emas Antam Longsor di Akhir Pekan, Cek Daftar Lengkapnya
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:36:49 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB