Bolivia dan Cile menyerukan gencatan senjata dan pengiriman bantuan kemanusiaan ke zona konflik, sambil mengatakan bahwa Israel telah melanggar hukum internasional.
Presiden Kolombia, Gustavo Petro, menggambarkan serangan itu sebagai "pembantaian rakyat Palestina" dalam sebuah posting di media sosial.
Juru bicara kepresidenan Kolombia mengatakan bahwa mereka sedang mencari informasi lebih lanjut mengenai keputusan Presiden Petro.
Bupati Kampar Ziarah Makam, Tradisi Aghi Ayo Onam Pererat Hubungan Pemimpin dan Masyarakat
2026, Dishub Akan Tambahan 16 Armada Bus Listrik TMP
Kementerian Luar Negeri Israel belum memberikan komentar resmi terkait keputusan ketiga negara Amerika Selatan tersebut.
Negara-negara tetangga di Amerika Latin lainnya, seperti Meksiko dan Brasil, juga baru-baru ini menyerukan gencatan senjata.