Filipina berada di posisi kedua dengan 51 persen, diikuti oleh Malaysia (50 persen) dan Singapura (44 persen).
Sebanyak 56 persen orang Indonesia mengincar pekerjaan yang kreatif dan strategis, diikuti oleh orang Malaysia (48 persen), Filipina (42 persen), dan Singapura (40 persen).
Selain itu profesional asal Indonesia dan Filipina percaya bahwa AI akan menciptakan lapangan kerja yang setara bagi semua orang terlepas dari kualifikasi pendidikan mereka.
Sindikat Narkoba Lintas Negara Terungkap, Barang Bukti Capai Puluhan Miliar
161 Personel dan Warga Terima Penghargaan dari Kapolda Riau atas Kinerja Pengungkapan Kasus
Namun, penting untuk dicatat bahwa temuan ini belum bersifat konklusif karena hanya profesional dari empat negara Asia Tenggara yang disurvei.
Meski begitu, penelitian ini boleh jadi sebagai cerminan tentang apa yang dipikirkan oleh para individu di kawasan Asia Tenggara tentang AI dan fungsinya di tempat kerja.