JAKARTA-- Platform media sosial yang berfokus pada bisnis dan pekerjaan LinkedIn mengungkapkan Indonesia mendapat nilai tertinggi dalam hal mengadopsi kecerdasan buatan (AI) di tempat kerja.
Hal itu terungkap dalam riset konsumen global mengenai AI di tempat kerja, dikutip dari Mashable. Indonesia, yang merupakan rumah bagi lebih dari 270,20 juta penduduk, dinilai telah siap mengintegrasikan AI dalam pekerjaan sehari-hari.
Penelitian ini dilakukan oleh firma survei publik yang berbasis di London, Inggris Censuswide. Pihaknya mensurvei 29.000 pekerja di atas 16 tahun di seluruh dunia pada 23 dan 30 Agustus 2023.
Sebanyak 6.624 responden berasal dari Asia Tenggara, di antaranya Singapura sebanyak 2.009 responden, Malaysia 1.513, Filipina 1.527 responden dan Indonesia 1.575 responden.
Sindikat Narkoba Lintas Negara Terungkap, Barang Bukti Capai Puluhan Miliar
161 Personel dan Warga Terima Penghargaan dari Kapolda Riau atas Kinerja Pengungkapan Kasus
LinkedIn menilai sebagian besar profesional di Asia Tenggara percaya bahwa AI akan mengubah cara kerja mereka secara signifikan. Berikut rinciannya:
- Indonesia (78 persen)