|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika
YOGYAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H jatuh pada Jumat 21 April 2023. Sementara itu, jika menggunakan metode rukyat dengan kriteria MABIMS diprediksi bakal terjadi perbedaan Idul Fitri yang jatuh pada hari berikutnya.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir berpesan bahwa baik metode hisab maupun rukyat merupakan bentuk ijtihad yang bernilai pahala.
“Kami berharap khusus kepada warga Muhammadiyah maupun kaum muslimin yang beridul fitri pada 21 April untuk menjaga suasana, tetap menghargai dan tidak demonstratif biarpun sudah berbuka,” ujarnya dalam dalam Silaturahmi Jelang Idul Fitri 1444 H di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Selasa (18/4/2023).
RUPS LB PT. BSP, Hambali Pentingnya Sinergitas, dan Saling Memberikan Keuntungan
Kajati Riau Terima Kunjungan Pengurus PWI, dan Siap Saling Bersinergi
Turut hadir Ketua PP Muhammadiyah Prof Syamsul Anwar, Agus Taufiqurrahman, Agung Danarto, dan Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti. Dalam menentukan waktu berdasarkan penanggalan hijriyah, Muhammadiyah menggunakan perhitungan hisab hakiki wujudul hilal yang memiliki pondasi kukuh dalam Alquran dan Hadits. Termasuk dalam aspek kemudahan yang bukan kemudahan pragmatis, tapi kemudahan yang diberikan agama sebagaimana Allah menghendaki kemudahan dan tidak menghendaki kesukaran.
“Kami pun menghargai bagi saudara-saudara kita atau pun negara yang menganut metode lain,” ujar Haedar.