POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Mancanegara

Presiden Ukraina Ungkap Rusia Mendekati Genosida, Bunuh Anak-anak

Minggu, 27 Februari 2022 | 23:46:01 WIB

Editor : red | Penulis : PE/CNN

Presiden Ukraina Ungkap Rusia Mendekati Genosida, Bunuh Anak-anak
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy/ int

JAKARTA -- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mendesak dunia untuk menghapus hak veto Rusia di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Pasalnya, Zelenskiy menegaskan tindakan Rusia invasi Ukraina sudah masuk kategori tanda-tanda pembunuhan massal atau genosida.

"Ini merupakan teror. Mereka akan lebih mengebom kota-kota Ukraina kami, mereka akan lebih membunuh anak-anak kami secara halus. Ini adalah kejahatan yang telah mendatangi tanah kami dan harus dihancurkan," kata Zelenskiy dalam pesan video singkat, mengutip Reuters, Minggu (27/2-2022) seperti dilansir CNN Indonesia.

"Tindakan kriminal Rusia terhadap Ukraina menunjukkan tanda-tanda genosida," tambah Zelenskity.

Baca :

Sebelumnya Rusia mengajak Ukraina untuk melakukan negosiasi demi menghentikan perang. Namun, Zelensky menolak melakukan negosiasi di Belarus dengan Rusia. Ia kemudian mengajukan empat lokasi beberapa di antaranya Hungaria dan Turki.

Alasan Zelensky menolak negosiasi di Belarus karena negara tersebut menjadi landasan peluncuran invasi Moskow ke Ukraina.

"Warsaw, Bratislava, Budapest, Istanbul, Baku. Kami mengajukan tempat-tempat itu, dan kota lain di negara yang mana rudal tak bisa diluncurkan akan cocok untuk kami," kata Zelensky dikutip AFP.

Baca :

Kota yang dimaksud Zelensky merujuk ke Polandia, Slovakia, Hungaria, Turki dan Azerbaijan.

Ia kemudian berkata, "Itulah satu-satunya cara agar pembicaraan bisa jujur dan bisa mengakhiri perang."

Pernyataan presiden Ukraina itu muncul saat delegasi Rusia sudah tiba di Belarus dan siap melakukan negosiasi.

Baca :

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan delegasi itu termasuk perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, administrasi kepresidenan dan kementerian lain.

"Kami akan siap memulai negosiasi ini di Gomel atau Homiel (kota di Belarus)," kata Peskov kepada wartawan dikutip CNN dari RIA, Minggu (27/2).

Moskow terus menegaskan Rusia akan mengirim perwakilan ke ibu kota Belarus, Minks, untuk berbicara dengan perwakilan Ukraina. Meskipun pasukan Rusia terus menggempur tanpa alasan negara di Eropa Timur itu.

Baca :

Sumber: CNN


Pilihan Editor
Berita Lainnya
hukum
Status Hukum Naik, Yaqut Terseret Kasus Korupsi Kuota Haji
Jumat, 9 Januari 2026 | 20:43:00 WIB
siak
Bupati Siak Rangkul Lawan Politiknya, Afni: Kami Sudah Move On
Jumat, 9 Januari 2026 | 12:49:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
3
4
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB