TAMBANG-- Tiga kakak beradik yang hanyut terseret arus Sungai Kampar di wilayah Desa Terantang Kecamatan Tambang, Kampar, Jumat siang (3/12/2021) membuahkan hasil. Dua dari tiga korban ditemukan meninggal dunia, Sabtu (4/12/2021), sedangkan satu lagi, Naila (5) masih dalam pencarian. Korban hanyut di sungai yang berhasil ditemukan adalah Wulan (20) dan adiknya Yusuf (3). Keduanya ditemukan tidak jauh dari lokasi.
Kapolsek Tambang Iptu Mardani Tohenes mengatakan, korban pertama yang ditemukan adalah Wulan pada pukul 0.30 WIB. Kemudian pagi harinya adiknya ditemukan mengambang sekitar pukul 06.30 WIB.
"Keduanya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Setelah itu jenazah dievakuasi ke darat selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas untuk divisum," kata Iptu Mardani Tohenes Sabtu (4/12/2021)
Buruh Asal Bandung Tenggelam Saat Mancing di Sungai Kampar, Hilang Terseret Arus di Pulau Kosiok
Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Setelah 12 Jam Pencarian
Ketiga korban hanyut ini adalah Wulan ( 20), Naila ( 5) dan Yusuf (3), ketiganya adalah anak kandung dari pasangan suami istri Edi Sukamto (50) dan Yelpi (50) warga Perumahan Permata Asri Dusun V Desa Kualu Kecamatan Tambang.
Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Tambang Iptu Mardani Tohenes MH, peristiwa ini berawal pada Jumat (3/12/2021) sekira pukul 09.00 WIB, saat itu Edi Sukamto (ayah korban) bersama Yelpi (ibu korban) mengajakd ketiga anaknya (korban) pergi memancing di Sungai Kampar wilayah Desa Terantang Kecamatan Tambang.
Sesampai di lokasi Edi Sukamto langsung memancing, sedangkan istrinya Yelpi dan tiga orang anaknya mandi di pinggiran sungai.
Ratusan Warga Korban Kebakaran di Pulau Kijang Terima Bantuan Sembako dari BPBD Inhil
Korban Pembacokan di UIN Suska Mulai Sadar, Polisi Lanjutkan Proses Hukum
Sekira pukul 11.30 WIB, sewaktu Edi Sukamto sedang memancing ikan, tiba-tiba ketiga korban terseret arus. Saat itu ibunya Yelpi berusaha menarik korban namun tidak bisa dan akhirnya ketiga korban hanyut dan tenggelam terseret arus sungai.
Ayah korban Edi Sukamto juga berupaya mencari korban dengan terjun langsung ke dalam sungai, namun korban tidak ditemukan. Kejadian ini kemudian diberitahukan kepada warga setempat dan juga pihak kepolisian dari Polsek Tambang, yang kemudian datang ke lokasi untuk ikut mencari korban.
Sekira pukul 12.00 WIB, Kapolsek Tambang bersama Kanit Reskrim, Kanit Intel, Piket SPK dan Bhabinkamtibmas Desa Terantang langsung menuju tempat kejadian.
Bupati Siak Tinjau Korban yang Trauma Akibat Ambruknya Bangunan Tangsi Belanda
Status Hukum Naik, Yaqut Terseret Kasus Korupsi Kuota Haji
Sekira pukul 15.00 WIB, Tim Basarnas Provinsi Riau, yang dipimpin oleh Dudi Sonata tiba ke lokasi dan langsung melakukan pencarian dengan dibantu masyarakat sekitar, dengan cara menyisir di seputaran aliran Sungai Kampar mengunakan boat dan sampan/perahu.
Lalu sekira pukul 16.30 WIB, Tim Samapta Polres Kampar tiba di lokasi dan langsung bergabung melakukan pencarian terhadap korban. Lalu sekira pukul 17.30 WIB, Tim Tagana menyusul tiba di lokasi dan langsung turun membantu mencari korban.