|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : PE*
JAKARTA -- PT Pefindo Biro Kredit menyatakan tingkat pengecekan kualitas kredit oleh nasabah meningkat pada tahun ini dibandingkan tahun lalu. Peningkatan didorong oleh pengecekan kualitas kredit nasabah perusahaan pembiayaan (multifinance) yang ingin membeli mobil di tengah kebijakan pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) dari pemerintah yang berlaku sepanjang tahun ini.
"Itu (pengecekan kualitas kredit karena mau membeli mobil) cukup mendominasi, khususnya setelah PPnBM digratiskan. Permintaan atas informasi kredit penjualan mobil naik cukup signifikan," kata Direktur Utama Pefindo Biro Kredit Yohanes Abimanyu saat bincang virtual bersama media, Kamis (21/10).
Menurut Yohanes, nasabah jadi 'getol' memeriksa kualitas kreditnya agar ketika mengajukan pembiayaan untuk membeli mobil ke multifinance, mereka bisa langsung lolos. Bila tidak lolos, mereka bisa bernego dengan multifinance menggunakan rekam jejak kredit mereka sebagai pertimbangan.
Mulai 1 Januari 2026, Parkir di Indomaret–Alfamart di Pekanbaru Gratis
Pedagang Pusing Penjualan Mobil Bekas 2025 Anjlok, Lebih Buruk dari Masa Pandemi
Selain karena ingin membeli mobil, Pefindo Biro Kredit turut mencatat peningkatan pengecekan kualitas kredit oleh nasabah saat ingin mengajukan kredit ke bank dan pembiayaan ke multifinance dalam rangka membeli elektronik. Begitu pula dengan perlengkapan kebutuhan rumah tangga yang lain, seperti furnitur.
"Informasi yang kami terima, banyak juga yang melakukan pengecekan untuk kredit konsumsi, misal beli elektronik," imbuhnya.