|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : PE*
Nasabah, sambungnya, juga kerap memeriksa kualitas kredit mereka saat ingin meminjam dana ke fintech atau pinjaman online (pinjol) legal alias berizin di OJK.
"Yang cukup besar juga adalah cash loan, ini ke fintech peer-to-peer (pinjol)," terangnya.
Yohanes mengatakan Pefindo Biro Kredit menghimpun informasi mengenai kualitas kredit calon nasabah dan nasabah lembaga keuangan tidak hanya melalui data-data di lembaga terkait saja, namun juga institusi lain. Misalnya, BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan telekomunikasi atau provider, hingga Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.
Mulai 1 Januari 2026, Parkir di Indomaret–Alfamart di Pekanbaru Gratis
Pedagang Pusing Penjualan Mobil Bekas 2025 Anjlok, Lebih Buruk dari Masa Pandemi
"Jadi kita gunakan data alternatif juga, khususnya bagi masyarakat yang belum punya kredit, 'ini mereka bagaimana sih profilnya?' dan yang belum terhubung dengan bank. Jadi kita pakai big data," terangnya.
Pertama, BPJS Ketenagakerjaan, hal ini dilakukan untuk melihat profil calon nasabah dari sisi pekerjaannya, penghasilannya, tempat bekerja, hingga apakah tempat kerjanya rajin membayar iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.