|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Hrc
Pekanbaru - Pengamat politik Rocky Gerung menyindir Calon Presiden (Capres) petahana, Joko Widodo (Jokowi). Rocky menyebut Jokowi panik melihat bertambahnya gelombang masyarakat yang menginginkan perubahan dan keadilan.
Gelombang perubahan dan keadilan itu, berasal dari kaum milenial seperti anak muda dan mahasiswa. Belum lagi gelombang perubahan yang menginginkan stabilitas harga dari emak-emak, yang faktanya hari ini tidak bisa ditawar-tawar lagi.
"Saya juga berulang kali blusukan keliling Indonesia, bertemu dengan masyarakat milenial, bertemu dengan mahasiswa, bertemu dengan emak emak. Saya mendapatkan spirit baru bahwa, semuanya menginginkan perubahan dan keadilan," kata Rocky Gerung, di GOR Tribuana Jalan Diponegoro, dalam acara bedah akal sehat dan buku berjudul Awalan dari Caleg DPR RI Dapil Riau 1, Miftah Sabri, Rabu (27/3/2019).
Pastoor Sindir PSSI: Indonesia Masih Jauh dari Level Piala Dunia
Staf Gubernur DKI Sindir Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Salah Hitung
Parahnya, buntut dari kepanikan itu pemerintah ingin membungkam dengan akan memberlakukan undang-undang terorisme sebagai tameng dari datangnya gelombang perubahan dan keadilan tersebut.
Meski baru bersifat wacana, Rocky Gerung menyebut ini adalah ide sangat gila. Karena didalam undang-undang terorisme, tuduh dulu baru adili. Dan ini bukan sesuatu yang sehat dalam dunia akal zaman demokrasi saat ini.