|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Hrc
"Ini bahaya, karena filosofinya begit, tuduh dulu baru adili. Jadi mereka yang menginginkan undang undang terorisme untuk mengancam demokrasi, itu sama saja menganggap rakyat Indonesia ini dengan terorisme," papar Rocky.
Rocky pun membeli menyebut, bahwa petahana menghemat dalam kondisi kepanikan menghadang gelombang perubahan. Karena perubahan itu semakin hari semakin besar, maka Jokowi pun dianggap akan sulit membendung, sekali pun berbagai cara sudah dilakukan. Karena, gelombang perubahan itu datang bukan dari tebar ancaman. Tapi, dari akal sehat yang diperintah nurani, karena ada ketidak adilan.
"Masa orang mau bikin akal sehat disebut teroris, menginginkan stabilitas harga teroris. Masa orang memakai panci di kepala disebut teroris. Jadi ada satu kepanikan, hanya karena petahana panik dan gugup menghadapi gelombang baru dari kaum mileneal, mahasiswa dan emak emak ini," sindir Rocky, yang disambut aplus meriah dari massa yang hadir, seperti dilansir riauterkini.
Pastoor Sindir PSSI: Indonesia Masih Jauh dari Level Piala Dunia
Staf Gubernur DKI Sindir Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Salah Hitung
Hadir juga pada kesempatan ini, pengusaha muda dari Sulawesi Selatan, Erwin Aksa. Erwin juga banyak memberikan spirit kepada para anak muda dan mahasiswa yang hadir di Gelanggang olahraga ini.(*)