|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : Nur Aini
Nissan telah berjanji untuk memotong 300 miliar yen (2,84 miliar dolar AS) dari biaya tetap tahunan dan fokus pada masing-masing dari tiga pasar terbesar perusahaan: China, Amerika Serikat, dan Jepang. Sementara pasar otomotif China terus pulih dengan kuat, bisnis Nissan bulan lalu menyusut 2,4 persen setelah menunjukkan pertumbuhan moderat setiap bulan sejak April.
Kontraksi penjualan itu sangat kontras dengan saingan Jepang Toyota dan Honda, yang keduanya mengalami pertumbuhan penjualan yang cepat sejak efek pandemi mulai mereda di China selama musim panas. Di bulan Agustus, penjualan kendaraan Toyota di China naik 27,2 persen dari tahun lalu, sementara Honda tumbuh 19,7 persen.
Untuk meningkatkan keuangannya, Nissan bulan ini mengatakan berencana untuk menerbitkan obligasi berdenominasi dolar 8 miliar dolar AS dan sedang mempertimbangkan hutang dalam mata uang euro. Penjualan obligasi adalah penerbitan dalam denominasi dolar pertama sejak kerja sama dengan Renault SA Prancis pada 1999, kata perwakilan Nissan.
Imigrasi Pekanbaru Lakukan Perombakan, Posisi Strategis Kini Diisi Wajah Baru
Bupati Pelalawan Terima Bantuan Bencana Sumatera dari Kwarcab Gerakan Pramuka 0411
Seorang juru bicara Nissan mengatakan sebagian dari uang itu akan digunakan untuk membayar utang lainnya.
“Meski Nissan terus memiliki tingkat likuiditas yang cukup, kami berupaya memperkuat posisi likuiditas kami untuk memastikan kelancaran implementasi rencana transformasi bisnis kami,” ujarnya.