Sementara, titik panas kategori tinggi ada sebanyak 1.475 titik. Kalimantan Tengah juga menjadi daerah dengan titik panas kategori tinggi terbanyak dengan jumlah 431 titik panas. Selanjutnya, disusul Kalimantan Barat (246 titik) dan Jambi (163 titik). Provinsi lainnya, seperti Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, dan Sulawesi Barat hanya terdapat puluhan titik panas.
Sambil menunggu musim hujan datang, Satgas Karhutla tetap melaksanakan pemadaman melalui jalur darat dan udara hingga menerapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC). Namun, kata Agus, water bombing dan pemadaman darat hanya untuk kebakaran yang masih kecil dan tidak luas.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) me nyatakan, penerapan modifikasi cuaca berupa hujan buatan terkendala minimnya bibit awan. Namun, berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bibit awan mulai terpantau muncul di sejumlah daerah.
Bersama Patroli Terpadu, Bupati Zukri Tinjau Titik Karhutla di Desa Gambut Mutiara
Pekanbaru Roadshow Sumatera, Pekanbaru, Padang, Medan dan Palembang Jadi Titik Pendaratan Film “Pelangi di Mars”
Direktur Jenderal Pengen dalian Perubahan Iklim KLHK Ruandha Agung Sugadirman menyatakan, di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat sudah mulai terdapat pergerakan awan yang mencukupi menjadi bibit awan. Dengan demikian, pemerintah dapat segera melakukam modifikasi cuaca dengan hujan buatan.
"Kalau belum ada bibit awannya, memang kami belum bisa masif bikin hujan buatan. Tapi, di Kalimantan dari laporannya sudah ada (bibit awan)," kata dia kantor KLHK, Jakarta, Selasa (10/9).