JAKARTA - Pemerintah melakukan penyesuaian anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2026. Dari rencana awal sebesar Rp 335 triliun, anggaran yang disiapkan kini menjadi Rp 268 triliun.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengatakan pihaknya akan menerapkan sejumlah langkah efisiensi dalam pelaksanaan program tersebut.
Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah pengurangan hari distribusi MBG di sekolah. Jika sebelumnya dirancang berlangsung enam hari dalam sepekan, kini layanan hanya diberikan selama lima hari.
Kemenhaj Ingatkan Masyarakat Waspadai Badal Haji Fiktif
Kalahkan Oman dan Mozambik, Timnas Indonesia Dekati Peringkat 100 Dunia
“Pelayanan MBG akan dilakukan lima hari dalam seminggu sebagai bagian dari efisiensi,” ujar Dadan saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Selain itu, program MBG untuk siswa tidak lagi berjalan saat masa libur sekolah. Meski demikian, bantuan makanan tetap disalurkan kepada kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.