PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru mulai menerapkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) secara terjadwal di seluruh kantor pemerintahan dan ruang publik. Program ini mewajibkan kerja bakti rutin setiap pekan sebagai langkah membangun budaya bersih dari lingkungan birokrasi hingga ke masyarakat.
Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran yang diteken Wali Kota Agung Nugroho sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto pada Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah awal Februari 2026.
Agung menegaskan, gerakan ini dirancang sebagai program berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, perubahan wajah kota harus diawali dari lingkungan kantor pemerintahan.
Gerakan Berbagi Ramadan, Ruang Asa Project dan Dompet Dhuafa Volunteer Riau Salurkan Sembako ke Rumah Warga
Bupati Pelalawan Terima Bantuan Bencana Sumatera dari Kwarcab Gerakan Pramuka 0411
“Budaya bersih dan tertib harus dimulai dari internal pemerintah. Jika kantor sudah menjadi contoh, masyarakat akan ikut bergerak,” ujarnya, Senin (23/2).
Ia menjelaskan, setiap Selasa seluruh kantor pemerintahan dan swasta diwajibkan melaksanakan kerja bakti selama 30 menit sebelum jam kerja dimulai. Sementara pada Jumat, kegiatan difokuskan di ruang publik dan dapat diawali dengan olahraga bersama tanpa mengganggu pelayanan.
Untuk mendukung pelaksanaan program, sejumlah perangkat daerah diberi penugasan khusus. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan diminta memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya, termasuk pengendalian limbah berbahaya dan penataan ruang terbuka hijau.
Edi Basri Tegaskan Netralitas Pj Gubernur dalam Musprov KONI Riau
Bupati Pelalawan Tinjau Pelaksanaan SE Gerakan Ayah Mengantar Anak Di Hari Pertama Sekolah
Dinas Perhubungan diarahkan meningkatkan ketertiban lalu lintas serta optimalisasi penerangan jalan. Dinas Kesehatan bertanggung jawab memperkuat sanitasi lingkungan dan mengaktifkan kembali perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Sementara Satpol PP diminta menertibkan reklame dan atribut yang mengganggu estetika kota.
Penataan kabel jaringan telekomunikasi yang semrawut juga menjadi perhatian pemerintah kota. Penertiban akan dilakukan melalui koordinasi dengan penyedia layanan guna menciptakan tata kota yang lebih rapi.
Selain itu, camat dan lurah diminta memastikan keterlibatan masyarakat di wilayah masing-masing tanpa mengganggu pelayanan publik. Seluruh perangkat daerah dan BUMD diwajibkan mendokumentasikan kegiatan dan menyampaikan laporan rekapitulasi setiap akhir bulan.
Gerakan Pangan Murah Digelar Jelang Idul Adha, Bupati Kampar: Ringankan Beban Warga
 Gerakan Pangan Murah, Pemkab Rohil Bersama Dinas PTPH Riau Gelar Pasar MurahÂ
Laporan tersebut akan dihimpun Inspektorat untuk diteruskan ke pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi. Pemerintah Kota Pekanbaru berharap Gerakan ASRI dapat berjalan konsisten dan membawa perubahan nyata terhadap kebersihan serta keindahan kota.*