HOME / Opini

Dewan Perdamaian dan Cara Trump Merangkul Lawan

Selasa, 20 Januari 2026 | 13:30:16 WIB
Editor : Red
Dewan Perdamaian dan Cara Trump Merangkul Lawan - Pekanbaruexpress

Di titik ini, posisi Eropa menjadi menarik. Dalam kerangka Trump, Eropa bukan pemain risiko utama. Ia adalah sekutu lama, tetapi juga kawasan yang sangat bergantung pada payung keamanan Amerika. Ketergantungan ini membuat Eropa relatif mudah ditekan dan tidak mendesak untuk selalu dilibatkan sejak awal. Bagi Trump, mengamankan aktor berisiko jauh lebih penting ketimbang menjaga perasaan sekutu yang sudah mapan.

Konflik seperti Gaza kemudian berfungsi sebagai pintu masuk. Isu ini sarat dimensi kemanusiaan, tetapi juga memiliki resonansi geopolitik luas, melibatkan dunia Islam, Rusia, China, dan negara-negara Global South. Dengan menjadikannya agenda Dewan Perdamaian, Trump dapat memosisikan Amerika sebagai pengatur meja, bukan sekadar pendukung salah satu pihak.

Cara pandang ini tentu terasa dingin. Konflik tidak dilihat terutama sebagai tragedi, melainkan sebagai variabel yang harus dikelola. Namun bagi seorang pebisnis, konflik yang sepenuhnya selesai justru menghilangkan daya tawar. Yang lebih penting adalah memastikan konflik tidak berkembang liar dan tetap berada dalam jalur negosiasi.

Baca :

Merangkul Rusia, dan mungkin kelak China serta Korea Utara, bukan berarti Trump mencari perdamaian ideal. Ia sedang membangun arsitektur kendali. Dalam dunia bisnis, jabat tangan hari ini tidak menutup kemungkinan konflik esok hari. Yang penting, semua pihak tetap terikat dalam satu kerangka yang bisa dinegosiasikan.

Pendekatan ini berpotensi mengubah wajah tata dunia. Diplomasi nilai bergeser menjadi diplomasi risiko. Negara-negara non-blok bisa memperoleh ruang manuver baru, tetapi nilai moral berisiko tereduksi menjadi sekadar latar.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
nusantara
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Begini Respons Mantan Kepala BGN
Rabu, 3 Juni 2026 | 08:32:35 WIB
pasar
Mulai Besok, Ekspor Batubara Wajib Lapor ke Danantara
Minggu, 31 Mei 2026 | 19:55:18 WIB
Pasar
Wajah

Artikel Popular
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB