DRAMA antara Donald Trump dan George Clooney kembali jadi bahan perbincangan hangat. Kali ini, sorotan tertuju pada keputusan mengejutkan Clooney dan sang istri, Amal Clooney, yang resmi mengubah kewarganegaraan mereka menjadi warga negara Prancis. Reaksi Trump? Seperti yang bisa ditebak - pedas, sarkastik, dan penuh sindiran.
Lewat unggahan di platform Truth Social pada Rabu (31/12/2025), Presiden Amerika Serikat itu menyebut kepindahan keluarga Clooney sebagai “kabar baik” bagi Amerika. Namun, alih-alih terdengar netral, pernyataan tersebut justru menjadi panggung baru bagi Trump untuk kembali melontarkan komentar tajam kepada aktor yang selama ini dikenal vokal mengkritiknya.
George dan Amal Clooney memang tengah menjalani babak baru dalam hidup mereka. Bersama anak kembar mereka, Alexander dan Ella, pasangan selebritas ini resmi mengantongi kewarganegaraan Prancis pada Desember 2025. Langkah ini langsung mengundang perhatian publik, terlebih karena Clooney dikenal sebagai salah satu aktor Hollywood yang kerap bersuara lantang soal isu politik Amerika.
Parlemen Iran Bahas RUU Hadiah Rp950 Miliar bagi Pembunuh Trump dan Netanyahu
Kedaulatan Digital di Ujung Tanduk, SMSI Desak Pemerintah Bertindak Atas Kesepakatan ART Prabowo–Trump
Trump pun tak melewatkan momen tersebut. Dalam unggahannya, ia menyebut George dan Amal sebagai figur dengan pandangan politik yang buruk, bahkan menyindir kondisi Prancis yang menurutnya tengah menghadapi persoalan serius. Tak berhenti di ranah politik, Trump juga menyentil karier George Clooney di dunia film.
Menurut Trump, Clooney bukanlah bintang besar seperti yang sering digambarkan publik. Ia menilai sang aktor lebih sering muncul di pemberitaan karena aktivitas politiknya ketimbang karya film yang benar-benar berkesan. Sindiran itu langsung memancing reaksi warganet dan kembali memanaskan rivalitas lama antara Trump dan Clooney.
Perseteruan keduanya memang sudah berlangsung lama. Trump kembali mengungkit langkah Clooney yang pernah menulis opini keras soal Joe Biden dan dinamika politik Partai Demokrat. Dalam narasinya, Trump menyebut Clooney kerap “berpindah haluan” dan ikut memperkeruh peta politik nasional.
Di Tengah Konflik Gaza, Indonesia Resmi Masuk Dewan Perdamaian Trump
Dewan Perdamaian dan Cara Trump Merangkul Lawan
Sementara itu, George Clooney sendiri punya pandangan berbeda tentang Trump. Dalam wawancara terbaru, Clooney mengenang masa lalu ketika ia mengenal Trump sebelum terjun ke dunia politik. Menurutnya, Trump dulu adalah sosok yang jauh lebih santai dan kerap muncul di lingkungan sosial yang sama.
“Saya mengenalnya dengan sangat baik. Dulu dia sering menelepon saya dan kami sering bertemu di klub atau restoran. Dia hanya pria besar yang konyol. Sekarang semuanya berubah,” ujar Clooney, mengenang sosok Trump versi lama.
Ketegangan ini juga melibatkan Amal Clooney, yang dikenal aktif memperjuangkan isu hak asasi manusia dan kebebasan pers. Amal pernah mengkritik retorika Trump yang dinilai berbahaya bagi jurnalis, sementara George sendiri menyebut bahwa nama Trump akan selalu dikaitkan dengan peristiwa kerusuhan Capitol.
Eropa Waspada, Pernyataan AS soal Greenland Picu Reaksi Sekutu
Dewan Perdamaian Versi Trump Bikin Dunia Waswas, PBB Terancam Tergeser
Di balik drama politik dan sindiran tajam, alasan kepindahan keluarga Clooney ke Prancis ternyata jauh dari nuansa kontroversial. Keputusan itu diambil demi memberikan kehidupan yang lebih tenang dan sehat bagi anak-anak mereka, jauh dari sorotan paparazi dan hiruk-pikuk Hollywood.
George mengungkapkan bahwa mereka kini tinggal di sebuah rumah pertanian di Prancis. Di sana, anak-anak mereka menjalani kehidupan yang lebih sederhana - lebih sedikit gawai, lebih banyak interaksi sosial, dan kebiasaan hidup yang lebih membumi.
Bagi keluarga Clooney, Prancis adalah tempat untuk memulai hidup baru. Namun bagi Trump, kepindahan itu justru menjadi bahan sindiran baru. Drama antara politik dan selebritas ini pun tampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat. *