Perseteruan keduanya memang sudah berlangsung lama. Trump kembali mengungkit langkah Clooney yang pernah menulis opini keras soal Joe Biden dan dinamika politik Partai Demokrat. Dalam narasinya, Trump menyebut Clooney kerap “berpindah haluan” dan ikut memperkeruh peta politik nasional.
Sementara itu, George Clooney sendiri punya pandangan berbeda tentang Trump. Dalam wawancara terbaru, Clooney mengenang masa lalu ketika ia mengenal Trump sebelum terjun ke dunia politik. Menurutnya, Trump dulu adalah sosok yang jauh lebih santai dan kerap muncul di lingkungan sosial yang sama.
“Saya mengenalnya dengan sangat baik. Dulu dia sering menelepon saya dan kami sering bertemu di klub atau restoran. Dia hanya pria besar yang konyol. Sekarang semuanya berubah,” ujar Clooney, mengenang sosok Trump versi lama.
Parlemen Iran Bahas RUU Hadiah Rp950 Miliar bagi Pembunuh Trump dan Netanyahu
Kedaulatan Digital di Ujung Tanduk, SMSI Desak Pemerintah Bertindak Atas Kesepakatan ART Prabowo–Trump
Ketegangan ini juga melibatkan Amal Clooney, yang dikenal aktif memperjuangkan isu hak asasi manusia dan kebebasan pers. Amal pernah mengkritik retorika Trump yang dinilai berbahaya bagi jurnalis, sementara George sendiri menyebut bahwa nama Trump akan selalu dikaitkan dengan peristiwa kerusuhan Capitol.
Di balik drama politik dan sindiran tajam, alasan kepindahan keluarga Clooney ke Prancis ternyata jauh dari nuansa kontroversial. Keputusan itu diambil demi memberikan kehidupan yang lebih tenang dan sehat bagi anak-anak mereka, jauh dari sorotan paparazi dan hiruk-pikuk Hollywood.