SIAK - Tim Gakkumdu bersama Bawaslu, menggerebek sebuah kios di Lokasi PSU Buantan Besar, dan ditemukan sembako bantuan Baznas Siak dalam tas warna hijau menumpuk di lokasi.
Artinya, Surat kesepakatan bersama agar para pihak menahan diri untuk tidak beraktivitas dan menyalurkan bantuan di lokasi PSU Pilkada Siak, sepertinya dikangkangi lagi.
Dari saksi mata, Faiz, mengatakan bahwa plang Basnaz baru saja dipasang beberapa minggu lalu, dan sejak seminggu lalu mobil Basnaz berikut dua mobil pick up tampak menurunkan bantuan sembako di lokasi tersebut.
BSP Siap Dukung Normalisasi Kanal untuk Penanganan Banjir di Jalur Siak–Buton
Robi Junipa Terpilih Pimpin BSP, Bupati Siak Sebut Keputusan Berdasarkan Proses Transparan dan Profesional
"Bantuan itu ditumpuk dan siap dibagikan. Tentu jadi tanda tanya di masyarakat. Apalagi inikan lokasi PSU. Kabarnya akan dibagikan, tapi pagi ini sudah digerebek bapak polisi, TNI, bawaslu dll. Ternyata benar di dalamnya ada sembako Basnaz. Jumlah paketnya banyak," kata Faiz.
Seorang Ketua RT Buantan Besar, mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak tahu ada kios yang dijadikan posko Basnaz di wilayah PSU.
"Pemilik rumah ini tidak pernah ada pemberitahuan RT dan pihak desa terkait aktivitas Baznas, baru tahun ini ada aktivitas Baznas seperti ini di kampung kami. Sudah puluhan tahun tidak pernah, inikan bikin resah masyarakat jadinya. Barangnya sudah lama, dia ngakunya vendor. Lebih baik barang itu diletak di desa lebih aman, kenapa harus di kios seperti ini," katanya.
Bersama SKK Migas dan BPKP, Penentuan Direktur BSP Kini di Tangan Bupati Siak
Bupati Siak Jajaki Pendirian UNU Pertama di Riau dan Sekolah Rakyat di Mempura
Sebelumnya Basnaz Siak juga merencanakan membagi sembako di lokasi PSU Jayapura, Bungaraya. Undangan juga sudah sempat tersebar ke masyarakat yang masuk dalam DPT TPS 3 Jayapura. Namun karena diprotes warga, akhirnya agenda bagi-bagi sembako ditunda sampai selesai PSU.**