|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/RIN*
PEKANBARU - Tim Sar gabungan berhasil menemukan satu korban yang sebelummya dinyatakan hilang tenggelam di Pelabuhan Pasar Baru Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. Satu korban yang ditemukan tersebut atas nama Rival (14) namun sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, korban ditemukan pada Senin (11/11/2024) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Begitu ditemukan, korban langsung di evakuasi dan dibawa ke rumah duka.
“Satu korban tenggelam di Pelabuhan Pasar Baru atas nama Rival sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” katanya, Selasa.
Tim Gakkumdu Temukan APK Paslon 03 di Lokasi PSU Siak
Ditemukan Dua Kasus Ternak Terjangkit Penyakit Mulut dan Kaki di Kampar
Dengan sudah ditemukannya korban tersebut, maka saat ini tim Sar gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban lainnya yakni atas nama Arya Fahrozi (14). Pencarian juga terus dilakukan bersama tim gabungan.
“Untuk satu korban lagi masih dalam proses pencarian. Yakni korban atas nama Arya Fahrozi,” sebutnya.
Untuk diketahui, Tim Basarnas Pekanbaru mendapatkan laporan adanya kondisi membahayakan manusia, berupa dua orang tenggelam di Pelabuhan Pasar Baru Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, Senin (11/11/2024). Dua orang korban yakni Arya Fahrozi (14) dan dan Rival (14).
Capaian Istimewa PHR, Sukses Temukan Dua Sumur Big Hitter
Tak Pulang ke Rumah, Kepala Pemancing Ditemukan Mulut Buaya
“Kami mendapat laporan adanya dua orang anak tenggelam di Pelabuhan Pasar Baru Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. Begitu ada laporan, tim langsung menuju ke lokasi,” katanya.
Dilanjutkannnya, untuk kronologis kejadiannya, kedua korban sedang mandi-mandi, satu korban tidak bisa berenang kemudian korban yang melihat temannya tidak bisa berenang berusaha menolong korban tetapi akhirnya keduanya tenggelam.
“Untuk melakukan pencarian korban, tim yang diturunkan berjumlah lima orang. Tim juga dibantu masyarakat dan juga TNI/Polri,” ujarnya.**