|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE*
PEKANBARU - Buah anggur muscat belakangan menjadi sorotan karena diduga mengandung residu berbahaya. Apalagi anggur tersebut juga telah beredar di pasar modern di Kota Pekanbaru.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait anggur muscat yang disebut mengandung pestisida.
"Besok kita surati (BPOM), karena masalah ini juga ikut kita bahas tadi (dalam rapat)," kata Kepala Disperindag Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Rabu (30/10/2024).
Kasus SPPD Diduga Fiktif DPRD Riau Akan Digelar di Mabes Polri
KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Diduga Terkait Kasus Korupsi Gubernur Nonaktif Abdul Wahid
Ia menyampaikan, koordinasi diperlukan mengingat masalah layak tidak layaknya makanan dan minuman diedarkan berada di bawah kewenangan BPOM.
"Untuk pestisida itu kan tentu BPOM yang lebih tau, maka kita perlu kolaborasi dengan BPOM," ujarnya.
Menurut Zulhelmi, jika nantinya dari pemeriksaan BPOM terbukti mengandung pestisida, pihaknya akan langsung mengambil penindakan dengan menyetop peredaran anggur muscat.
Borok BUMD Riau Terungkap, Eks Direksi PT SPR Diduga Tilep Rp33 Miliar!
Kapolda Metro Rilis Tujuh Nama Polisi Diduga Pelindas Ojol Affan Kurniawan
"Kita akan telusuri distributornya, kita akan panggil. Kita akan datangi tempat penjualannya, banyak juga dijual di toko-toko buah," ujarnya.
"Kalau sekarang kita kan belum bisa memastikan semuanya pestisida, jadi perlu (hasil pemeriksaan) BPOM. Besok kita surati (BPOM), karena masalah ini juga ikut kita bahas tadi (dalam rapat)," ungkapnya.
Seperti diketahui, Otoritas Thailand melaporkan temuan puluhan residu kimia berbahaya pada anggur shine muscat impor.
Heboh, Beredar SK Kades di Siak Diduga Perjualbelikan Lahan Konsesi PT SSL
SPPG Kembang Minta Maaf, Puluhan Siswa di Tembilahan Diduga Keracunan Makanan MBG
Dalam temuan tersebut, dilaporkan sebanyak 23 dari 24 sampel anggur shine muscat yang diambil dari 15 toko di seluruh Bangkok terbukti mengandung residu pestisida dengan kadar melebihi batas wajar.**