Tak hanya masyarakat Suku Sakai, beberapa warga di Simpang Belutu, juga Bekalar Pondok 6 Sam-Sam juga harapkan hal yang sama, mereka merasa keberatan dengan mahalnya harga seragam sekolah.
Dr.Afni dalam kegiatan kampanye dialogisnya mengatakan kepada masyarakat bahwa program seragam gratis benar-benar akan dilakukan, meskipun banyak yang mengatakan hoaks.
"Banyak masyarakat kita yang merasa kesulitan untuk membayar seragam sekolah, untuk itu saya menjadikan program ini prioritas guna membantu meringankan para orangtua dalam menyekolahkan anaknya," ungkapnya.
Kapolda Riau Copot Kapolsek Panipahan dan Kanit Reskrim Usai Kericuhan Warga
Kantor Polisi di Rokan Hilir Digeruduk Ribuan Warga Panipahan
Menanggapi hal tersebut, Dr.Afni berharap seluruh masyarakat dapat mendukungnya terpilih dan mewujudkan program seragam sekolah gratis.
"Uang kita di Kabupaten Siak cukup untuk itu, asalkan dilakukan efesiensi anggaran. Kegiatan yang rasanya tidak penting dihapus saja dan diganti dengan kegiatan yang bermanfaat untuk rakyat. Selain masalah seragam sekolah, kita juga ingin memperjuangkan hak rakyat terhadap hutan tanah," kata Dr.Afni.