|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/CNN
JAKARTA -- Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan rasa prihatin terhadap kabar mundurnya Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Partai Golkar.
"Maka Ibu Mega menyatakan prihatin, dan sangat mengkhawatirkan terhadap kehidupan demokrasi ke depan, karena implikasinya itu nantinya juga sangat luas," kata Hasto menirukan ujaran Megawati usai konferensi pers terkait acara Soekarno Run 2024, di Hotel Artotel Senayan, Jakarta, Minggu (11/8).
Hasto mengaku langsung dipanggil untuk melapor ke Megawati usai Airlangga mengumumkan mundur dari posisi ketum Golkar.
Hasto punya banyak pengalaman bersentuhan secara politik dengan Airlangga. Politikus asal Yogyakarta ini memuji sosok Airlangga sebagai komunikator yang baik.
Sepanjang 1,3 Km Jalan Tualang-Sungai Mandau Siak Akan Dibangun dari APBN
Bupati Siak Imbau Warga Rayakan Tahun Baru Hindari Kerumunan Massa
"Dan membangun kerja sama politik yang baik di dalam, tapi kadang kami banyak bekerja sama dengan Partai Golkar selain dengan partai yang lain seperti Gerindra, PKP, Perindo, dan Hanura dan juga Partai Amanat Nasional. Sehingga ini sangat mengejutkan. Karena ini dalam rangka Pilkada serentak dan muncul kejadian politik yang dari kami, suatu hal luar biasa yang menyentuh aspek kedaulatan partai," kata Hasto.
Hasto menilai ada indikasi mundurnya Airlangga akan mengubah peta politik di pilkada di beberapa provinsi. Namun, ia meyakini pilkada di level kabupaten/kota masih relatif baik berjalan.
"Tetapi kalau terkait dengan pilgub, memang ada berbagai skenario-skenario karena ada kepentingan kekuasaan itu," kata dia.
Donasi Rakyat Siak Rp1,3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
Puluhan Truk dari Siak Bertolak untuk Korban Bencana Sumatera
Hasto kemudian mengulas PDIP memiliki pengalaman diintervensi pada masa Orde Baru. Ia menilai tujuan intervensi kala itu tujuannya untuk mengerdilkan demokrasi, menjauhkan prinsip-prinsip kedaulatan partai.
Meski demikian, Hasto menegaskan PDIP tak ingin mencampuri urusan partai lain.
"Sebagai partai politik, PDI Perjuangan tidak campur tangan terhadap rumah tangga partai politik lain. Tetapi tentu saja terhadap apa yang terjadi, itu sangat mengejutkan. Kami prihatin karena kami juga bisa merasakan suasana kebatinan di balik itu," kata dia.
Pedagang Pusing Penjualan Mobil Bekas 2025 Anjlok, Lebih Buruk dari Masa Pandemi
Sejarah Agraria di Siak, Lahan dan Kebun Sawit Rakyat Dilepaskan Dari Kawasan
Sebelumnya Airlangga telah mengumumkan untuk mundur dari Ketua Umum Partai Golkar per Sabtu (10/8) malam kemarin.
Sumber: CNNindonesia.com