|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/DL
PEKANBARU-- Aksi Ratusan masyarakat yang mendatangi Gedung KPU Riau, dihadang oleh ratusan personel gabungan dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru yang langsung membentuk barisan mencegah masyarakat masuk ke gedung KPU.
“Mewakili Asisten Operasi Kapolri, agenda kali ini menindaklanjuti rapat koordinasi di Medan Sumatera Utara, yang diikuti seluruh Kapolda dan Panglima Kodam dan stakeholder bersama Menkopolhukam serta Kapolri untuk mendukung pelaksanaan pilkada serentak secara aman dan damai,” terang Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal.
Kapolda Iqbal menjelaskan, pengamanan Kantor KPU yang dilakukan merupakan kegiatan simulasi pengamanan pilkada serentak tahun 2024.
“Agenda kali ini merupakan atensi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menciptakan pilkada serentak yang aman dan damai,” ungkap Iqbal.
Untuk menyukseskan pengamanan Pilkada, Polda Riau dan Polres jajaran juga sudah melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk menjamin keamanan dalam pelaksanaan pilkada nantinya.
Karokerma KL Sops Polri, Brigjen Pol Laksana dan tim yang ikut menyaksikan Simulasi Simpamko mengatakan, semua jajaran Polri yang ada di Sumatera telah menyamakan persepsi.
“Kita melihat semua yang ada di Sumatera, termasuk di Polda Riau dan hari ini Polda yang ada di Sumatera berkumpul di Riau untuk menyamakan persepsi dalam pengamanan Pilkada serentak 2024,” ucap Brigjen Laksana.
Asisten Operasi Kapolri ini menambahkan, simulasi yang dilakukan merupakan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melaksanakan latihan atau Simulasi Simpamko yang dilakukan di Jalan Gajahmada Pekanbaru.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk melaporkan kegiatan Simulasi Simpamko di bawah pengawasan Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal,” terang Laksana.
Kegiatan ini juga merespon permintaan masyarakat, agar pelaksanaan pemilu dapat berjalan aman dan lancar.
“Kita akan laksanakan dengan aman dan Damai. Kegiatan ini sudah bagus dan ada yang perlu dievaluasi dan diperbagus lagi. Jika ada kekurangan akan kita lengkapi lagi,” tutup Laksana. ***