|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE*
SURABAYA - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melakukan penandatanganan nota kesepahaman implementasi teknologi melalui skema No Cure No Pay (NCNP) dengan PT Aggreko Energi Services Indonesia. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Pjs VP Operation & Maintenance (O&M) PHR I Gede Putu Ambara Guna disaksikan SKK Migas, di sela Kegiatan Rapat Kerja Produksi, Metering dan Pemeliharaan Fasilitas (PPF) 2024 di Surabaya, Senin (3/6/2024).
Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung kegiatan hulu migas PHR dalam upaya meningkatkan produksi di wilayah kerja (WK) Rokan sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional. “Ini merupakan momentum penting bagi kita untuk dapat bersama-sama berkontribusi menjaga ketahanan energi di negeri yang kita cintai ini,” kata Gede.
Adapun teknologi yang diimplementasikan dalam kerja sama yakni pembangkit listrik gas modular. Teknologi ini digunakan untuk mengurangi gas suar di lapangan minyak PHR.
Mesin Sablon Bantuan PT BSP di Mengkapan Serap Tenaga Kerja Tempatan
Pemkab Kuansing Apresiasi Kunjungan Kerja FPK Riau
Teknologi ini bekerja dengan cara menggunakan mesin penggerak yang telah dimodifikasi oleh perusahaan jasa untuk bisa mengaplikasikannya untuk gas suar yang memiliki komposisi diatas baku mutu, unit ini juga beroperasi pada frekuensi listrik 60 hz, yang nantinya diharapkan bisa menyalurkan listrik ke jalur kelistrikan PHR.
Skema Aliansi Strategis dengan NCNP pada prinsipnya adalah skema bisnis yang saat ini dijalankan di WK Rokan - PHR untuk berbagi risiko dengan penyedia teknologi. Sebaliknya, bagi penyedia teknologi, terobosan yang ditawarkan telah dipersiapkan lebih matang.