|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/RIN
PEKANBARU- Besok helikopter jenis AS 350 B3A bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan (BNPB) tiba di Pekanbaru. Heli ini difungsikan sebagai patroli, memantau langsung Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
"Tadi kita sudah dapat informasi dari pusat, besok bantuan heli dari BNPB tiba di Pekanbaru atau paling lambat lusa," kata Kabid Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur, Selasa (30/4/24).
Selain untuk patroli, heli buatan airbus ini juga bisa juga digunakan untuk kegiatan water bombing, jika diperlukan. Namun kapasitas bucket (pembawa air) hanya 800 liter.
Puluhan Truk dari Siak Bertolak untuk Korban Bencana Sumatera
Mesin Sablon Bantuan PT BSP di Mengkapan Serap Tenaga Kerja Tempatan
Heli patroli AS 350 B3A merupakan bantuan pertama yang akan diterima Riau, dari beberapa usulan permintaan bantuan untuk penanganan Karhutla.
BNPB juga sudah merespon akan mengirim bantuan heli khusus untuk penanganan water bombing. Belum diketahui jenis apa yang akan dikirim pemerintah pusat nantinya.
Namun, biasanya untuk kegiatan water bombing, BNPB mendatangkan jenis Kamov buatan Rusia dan Sikorsky buatan Amerika Serikat.
Usai Dilantik, Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Pekanbaru Bergerak Galang Bantuan Bencana Sumatera
PT BSP Salurkan Bantuan Tiang Listrik untuk Kampung Bandar Pedada
"Kalau dua jenis ini memang kapasitas bucket-nya memang besar. Sampai empat ribu liter," ujar Jim Gafur.
Usulan Pemerintah Provinsi Riau lainnya dalam hal penanganan Karhutla adalah pesawat Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang digunakan untuk penyemaian garam, membuat hujan buatan.
"Intinya usulan sudah direspon pusat. Namun untuk pesawat TMC ini didatangkan tidak serta merta. Sebelum pesawatnya datang, ada tim melakukan kajian dulu kemungkinan melakukan hujan buatan," papar Jim lagi.
SKK Migas Sumbagut dan PT BSP Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Sumbar
Pemkab Siak Pastikan 6.323 Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa Tahun 2025
Lanjut Jim lagi, Juni hingga September diperkirakan Riau memasuki musim kemarau .Musim panas periode kedua ditahun 2024 ini durasinya lebih lama dibanding sebelumnya.*