|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE*
PEKANBARU--PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus berupaya dalam meningkatkan produksi minyak dan gas (migas) di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Meski sempat terdampak banjir pada awal tahun 2024, PHR memastikan produksi PHR terus berjalan dalam upaya menopang energi nasional.
EVP Upstream Business PHR Edwil Suzandi mengatakan, sejak 4 Februari 2024 tidak ada lagi sumur PHR di Blok Rokan yang terdampak banjir. Bahkan, angka produksi berhasil dipertahankan dengan rata-rata produksi yakni 161 ribu barel minyak per hari (BOPD).
"Pada akhir tahun 2023 dan awal tahun 2024 lalu memang kita sempat menghadapi sutuasi banjir akibat curah hujan yang tinggi. Meski demikian, berbagai upaya dilakukan untuk meminimalisir dampak banjir terhadap produksi, dan alhamdulillah dampak tersebut berbuah manis dan produksi bisa terus berjalan," kata Edwil.
PWI Dorong Pemerataan Hunian Layak bagi Wartawan, Tapera Pastikan Akses Pembiayaan Terbuka
Pemkab Siak Pastikan 6.323 Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa Tahun 2025
Sejumlah upaya dilakukan PHR dalam upaya menjalankan tugas negara memproduksi energi dari Wilayah Kerja (WK) Rokan. Di antaranya, mengaktifkan tim penanganan insiden atau Incident Management Team (IMT), di mana tim tersebut bertugas memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, lingkungan dan peralatan produksi.
Selain itu, manajemen PHR juga memastikan dampak yang minimal terhadap produksi minyak dan gas (migas) atau Loss Production Opportunity (LPO).