HOME / Nusantara

Kontroversi Sirekap dan Bahaya Data Pemilu 2024 di Luar Negeri

Senin, 19 Februari 2024 | 17:37:00 WIB
Editor : Putrajaya
Kontroversi Sirekap dan Bahaya Data Pemilu 2024 di Luar Negeri - Pekanbaruexpress
Ilustrasi

JAKARTA - Ahli keamanan siber menyatakan keraguan mereka terhadap keamanan data dan keandalan sistem teknologi informasi yang digunakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam mengelola hasil Pemilu 2024. Cyberity, sebuah komunitas keamanan siber dan pelindungan data, menemukan bahwa data digital yang terkait dengan sistem Sirekap-web.kpu.go.id dan Pemilu2024.kpu.go.id disimpan di luar negeri.

Menurut Ketua Cyberity, Arif Kurniawan, kedua situs web KPU menggunakan layanan komputasi awan yang memiliki lokasi server di Cina, Prancis, dan Singapura.

Padahal, pemerintah telah menetapkan semua data masyarakat harus disimpan di dalam negeri sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik serta Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Baca :

“Data penting seperti data pemilu semestinya diatur dan berada di Indonesia sesuai dengan Pasal 20 PP Nomor 71/2019," kata dia, pekan lalu.

Perintah UU Perlindungan Data Pribadi


Pilihan Editor
Berita Lainnya
nusantara
Kemenhaj Ingatkan Masyarakat Waspadai Badal Haji Fiktif
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:26:52 WIB
Pasar
Wajah

Artikel Popular
3
4
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB