|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya
"Jokowi adalah presiden seluruh rakyat Indonesia, bukan presiden untuk anak dan keluarganya," katanya menegaskan.
Para akademisi juga meminta kepada seluruh aparatur negara agar bersikap netral dan tidak memihak dalam mementum elektoral 2024 ini. Para aparatur negara yang dibayar dari pajak-pajak rakyat harus mengabdi untuk kepentingan rakyat banyak, bukan kepada elit politik, golongan dan kelompok tertentu.
"Kekuasaan tidak boleh menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan kelompok tertentu, termasuk mempolitisasi bantuan sosial atau bantuan pangan untuk memenangkan calon tertentu," ungkapnya.
Kolaborasi PT Arara Abadi, Universitas Riau dan Media Lakukan Mitigasi dan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan
1.342 Mahasiswa Riau Terima Beasiswa Sawit BPDP 2025
Terakhir, Koalisi Dosenbl Unmul juga menyerukan kepada seluruh akademisi dan kelompok intelektual lainnya untuk terlibat secara luas dan masif dalam menjaga demokrasi dari ancaman tiran kekuasaan.
Sejumlah dosen yang mendukung pernyataan sikap tersebut yakni Sholihin Bone (FH), Alfian (FH), Orin Gusta Andini (FH), Herdiansyah Hamzah (FH), Warkhatun Najidah (FH), Sri Murlianti (FISIP), Haris Retno Susmiyati (FH), Purwadi (FEB)Donny Dhonanto (Faperta), Esti Handayani Hardi (FPIK) dan Harry Setya Nugraha (FH).