|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE*
Evarefita mengaku, pihaknya juga sudah meminta Pertamina untuk mengatur strategi penggunaan BBM solar agar tepat sasaran.
"Mindset masyarakat juga harus berubah, yang mendapatkan BBM subsidi itu yang berhak. Strategi itu yang harus dilakukan Pertamina dan kita sebagai pengawas," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemprov Riau mengajukan usulan penambahan kuota jenis BBM tertentu Biosolar dari kuota awal 863.605 KL menjadi 983.780 KL atau penambahan sebesar 120.175 KL. Surat usulan penambahan kuota BBM solar itu disampaikan ke BPH Migas.*