|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Adlis Pitrajaya
YAMAN - Perdana Menteri Yaman, Maeen Abdulmalik Saeed, pada Kamis, mengeluarkan seruan mendesak untuk mendukung rakyat Palestina yang, menurutnya, telah menjadi sasaran serangan yang disebut sebagai genosida.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ibu kota Saudi Riyadh dengan Utusan Khusus AS untuk Yaman, Tim Lenderking, dan Duta Besar AS untuk Yaman, Stephen Fagin, Saeed menegaskan "komitmen kuat pemerintah dan rakyat Yaman terhadap isu Palestina."
Ia juga menyoroti "urgensi tindakan darurat dalam mendukung rakyat Palestina, yang sedang menghadapi agresi yang sangat terang-terangan, kejahatan perang yang luas, serta upaya genosida oleh pasukan pendudukan Zionis," seperti yang dilaporkan oleh kantor berita Yaman, SABA.
Jumat Berkah di Siak, Bupati Serukan Kepedulian Masyarakat bagi Korban Bencana Sumatera
KTT Doha Memanas: Pemimpin Muslim Serukan Pasukan Gabungan
Saeed menambahkan, "Serangan brutal yang mengincar Rumah Sakit Baptis (Al-Ahli) di Gaza, yang telah menyebabkan kematian dan luka-luka ratusan anak-anak dan perempuan, merupakan tindakan keji yang melanggar seluruh konvensi dan hukum kemanusiaan internasional."
Konflik di Gaza, yang telah menerima serangan dan blokade dari Israel sejak tanggal 7 Oktober 2023, dimulai sebagai respons terhadap penyerbuan Masjid Al-Aqsa dan kekerasan yang dilakukan oleh para pemukim Israel terhadap warga Palestina yang semakin meningkat.
Militer Israel kemudian melancarkan Operasi Pedang Besi untuk menargetkan Hamas di Jalur Gaza.
PM Inggris Serukan Gencatan Senjata, Tapi Kirim Senjata ke Israel
Karmila Sari Didapuk Jadi Waketum PMRI, Serukan Sinergi Perantau untuk Riau
Situasi di Gaza telah mencapai krisis kemanusiaan yang parah, dengan krisis listrik, kelangkaan air, pangan, bahan bakar, dan persediaan medis yang hampir habis.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, telah mengeluarkan seruan gencatan senjata kemanusiaan segera guna mengurangi "penderitaan yang mendalam bagi umat manusia."
Sejauh ini, konflik ini telah menelan korban, dengan setidaknya 3.785 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza, sementara lebih dari 1.400 warga Israel juga tewas dalam konflik tersebut.
Sumber: Anadolu