POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Hukum

Rektor dan Dosen Saling Tuding

Tujuh Dosen UIN Suska Riau Bantah Pernyataan Rektor

Rabu, 20 September 2023 | 20:00:00 WIB

Editor : Putrajaya | Penulis : Antara

Tujuh Dosen UIN Suska Riau Bantah Pernyataan Rektor
Rony Riansyah (kiri) saat memberikaan pernyataan pers kepada sejumlah jurnalis di Kota Pekanbaru, Selasa (19/9/23). (ANTARA/Reza Fahlepi/23)

PEKANBARU - Sejumlah dosen dari Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau menggelar konferensi pers di Pekanbaru pada Selasa (19/9), menanggapi konflik yang tengah berkecamuk dengan Rektor mereka serta menyikapi video viral yang beredar beberapa waktu lalu.

Dalam konferensi pers tersebut, terlihat kehadiran tujuh dosen, yaitu Irwanda, Rony Riansyah, Iskandar Arnel, M Nuh, Alimudin, Rado Yendra, dan Masbukin, yang memberikan klarifikasi bantahan atas narasi yang disampaikan oleh Rektor Khairunnas Rajab kepada media, yang menurut mereka tidak sesuai dengan kenyataan.

Sebelumnya, Forum Dosen UIN Suska melaporkan dugaan tindak korupsi di kampus tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada bulan April 2023. Kemudian, pada 9 September 2023, Rektor UIN Suska melaporkan sejumlah dosen yang juga merupakan anggota Forum Dosen UIN Suska terkait dugaan pencemaran nama baik.

Baca :

Rony Riansyah menjelaskan bahwa narasi dan potongan video yang beredar di publik tidak mencerminkan fakta sebenarnya. Ia membantah pernyataan Khairunnas yang mengklaim bahwa pada Jumat (8/9) pukul 13.00 WIB, para dosen menerobos ke dalam ruangan rektor sambil marah-marah dan memaki Rektor serta hendak memukulnya di hadapan beberapa pimpinan kampus dan dosen.

"Dia (rektor) mengatakan bahwa saya memaki dia dengan kata-kata 'anak anjing dan babi kau' dan hendak memukulnya tapi dia mengelak. Dibilang menerobos, masuk ke dalam ruangan rektor itu menggunakan kode akses. Dengan tegas kami menyatakan bahwa seluruh pernyataan Khairunnas dan koleganya adalah fitnah yang disebarluaskan di media," tegas Rony.

Rony juga membantah salah satu pernyataan dalam sebuah video yang beredar ketika di ruang rektor pada Sabtu (9/9) lalu, di mana Khairunnas mengaku diludahi oleh Rony di bagian mata dan rambutnya.

Baca :

"Kami ini adalah dosen, bagaimana mungkin kami berperilaku tidak beretika. Kami disebutkan meludahi wajah hingga berlumuran di rambut dan mata. Namun, jika berbicara tentang cekcok mulut, itu memang benar. Kami melakukan itu bukan tanpa alasan," ungkap Rony.

Dalam video viral pertemuan di ruang rektor, Rony mengaku bahwa setelah memasuki ruangan rektor, ia mengajukan pertanyaan mengenai dugaan gratifikasi dalam pengadaan layanan internet di kampus, serta keluhan mengenai tidak dibayarkannya remunerasi kepada para dosen. Suasana memanas dan berujung pada cekcok mulut karena tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan dari rektor.

Rony mengatakan bahwa dirinya terpancing emosi oleh permainan dramatis yang dilakukan oleh Khairunnas. Pada saat itu, Khairunnas tiba-tiba menyerudukkan kepalanya sambil berkata, "Pukul, pukul lah," sebanyak tiga kali.

Baca :

"Pada panggilan ketiga, saya langsung berdiri, tetapi saya dicegah oleh petugas keamanan. Tiba-tiba Khairunnas menjauh dan teriak sambil menunjuk kepalanya, 'Ludah, ludah.' Kemudian, ia meminta petugas keamanan untuk mengambil foto keningnya," tambahnya.

Menurut Rony, jika ia benar-benar meludahi Khairunnas, maka orang pertama yang akan terkena dampaknya adalah petugas keamanan yang berdiri di antara dirinya dan Khairunnas.

Sumber: Antarariau

Baca :


Pilihan Editor
Berita Lainnya
pekanbaru
Ini Juara Gebyar Dangdut II dan Lagu Pop II Cafe Nikmat Pemuda
Senin, 12 Januari 2026 | 16:37:42 WIB
riau
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
Senin, 12 Januari 2026 | 08:43:00 WIB
riau
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
Senin, 12 Januari 2026 | 08:43:00 WIB
hukum
Status Hukum Naik, Yaqut Terseret Kasus Korupsi Kuota Haji
Jumat, 9 Januari 2026 | 20:43:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
2
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB