POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Opini

Harmoni Terbelah

Koalisi Muhaimin dan Prabowo Menuju Perpecahan

Selasa, 29 Agustus 2023 | 08:59:05 WIB

Penulis : Putrajaya

Koalisi Muhaimin dan Prabowo Menuju Perpecahan
Karikatur [wartech_24]

PERGOLAKAN politik dalam peta koalisi merupakan fenomena yang tidak asing lagi dalam arena politik Indonesia. Namun, sebuah gejolak baru telah mencuri sorotan dalam beberapa waktu terakhir: koalisi yang tidak terduga antara tokoh-tokoh penting Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto. Aliansi yang pada awalnya tampak menjanjikan kestabilan politik justru semakin menuju ke jurang perpecahan. 

Salah satu faktor utama dalam keretakan koalisi ini adalah perbedaan pandangan ideologis antara Muhaimin Iskandar, pemimpin partai A, dan Prabowo Subianto, figur sentral dari partai B. Seiring berjalannya waktu, perbedaan-perbedaan mendasar dalam hal ekonomi, sosial, dan politik mulai mengemuka. Bahkan retorika publik dari kedua belah pihak semakin menegaskan perbedaan ini, mengundang pertanyaan apakah aliansi ini hanya sekadar kesepakatan pragmatis ataukah ada tujuan bersama yang lebih dalam.

Tidak dapat diabaikan pula fakta bahwa kepentingan politik individual nampaknya lebih mendominasi dalam aliansi ini daripada tujuan bersama yang jelas. Ambisi untuk mempertahankan atau meningkatkan popularitas, kekuasaan, dan akses terhadap sumber daya telah mendorong Muhaimin dan Prabowo untuk mengambil jalur yang kurang koheren, bahkan kadang-kadang bertentangan. Hal ini semakin memperumit dinamika dalam koalisi dan meruncing pada spekulasi tentang masa depan aliansi ini.

Baca :

Tidak kalah pentingnya, isu-isu sensitif seperti kebijakan ekonomi, hak asasi manusia, dan pemerataan sosial juga telah mencuat ke permukaan. Dalam konteks ini, perbedaan pandangan di antara Muhaimin dan Prabowo semakin menonjol, bahkan berpotensi memicu konflik lebih lanjut. Isu-isu tersebut mencerminkan basis elektorat masing-masing, yang pada gilirannya meningkatkan tekanan pada kedua tokoh tersebut untuk tetap teguh pada pandangan mereka.

Sebagai hasil dari konflik internal dan perpecahan yang semakin nyata, pertanyaan besar muncul: apakah koalisi ini dapat bertahan? Apakah keretakan ini hanya sementara, ataukah ia mengisyaratkan akhir dari aliansi yang pada awalnya mengejutkan banyak orang? Dalam situasi di mana stabilitas politik sangat penting bagi perkembangan negara, kemungkinan pecahnya koalisi ini berpotensi mengganggu keseimbangan politik yang ada.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
riau
Jejak Pengabdian Hawk 109/209 di Riau Berlanjut ke Pontianak
Kamis, 8 Januari 2026 | 11:08:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
3
4
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB