|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Erik Purnama Putra | Penulis : Fergi Nadira B
JAKARTA - Cicitan politikus sekaligus calon legislatif (caleg) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando menimbulkan perbincangan publik di lini masa Twitter. Hal itu karena Ade menyebut ada kontrak politik antara capres Ganjar Pranowo dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Menurut Ade, jika Ganjar terpilih menjadi presiden RI pada Pilpres 2024 maka menteri yang bakal membantunya di kabinet ditunjuk berdasarkan pertujuan PDIP. Dia pun merasa kurang setuju dengan kontrak seperti itu.
"Saya dapat kabar, Ganjar sudah meneken kontrak dengan PDIP bahwa kalau dia jadi presiden, penentuan orang-orang yang jadi menteri dan menempati posisi strategis akan ditentukan oleh PDIP," kata Ade di akun Twitter @adearmando61 seperti dikutip Republika.co.id di Jakarta pada Senin (12/6/2023).
Kaesang Persilakan Ade Armando Keluar dari PSI
Ade Armando Bikin Sensasi, Sebut Ada Umat Islam tak Percaya Babi Haram
Perihal isu kabar tersebut, Ade pun meminta klarifikasi kepada pengurus PDIP maupun Ganjar. "Ini perlu segera diklarifikasi karena info ini sudah beredar cukup luas. Mudah-mudahan salah," ujarnya menambahkan.
Warganet kemudian mengomentari cicitan Ade. Sejumlah komentar menilai bahwa kabar yang dikemukakan Ade menegaskan Ganjar sebagai petugas Partai. "Ade Armando menegaskan kembali definisi 'petugas partai'," sentil akun Twitter @DokF**.