JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas perbuatan jajarannya yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Permintaan maaf ini disampaikan Sigit dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Kapolri dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/4/2023).
"Kami tentunya mohon maaf kepada masyarakat Indonesia atas berbagai perbuatan, perkataan, dan pelayanan yang mungkin saat ini belum sesuai dengan harapan masyarakat," tutur Sigit seperti dikutip beritsatu.
Sigit tidak menyebutkan pelanggaran anggotanya secara spesifik, namun dalam slide paparannya yang ditampilkan di hadapan Anggota Komisi III DPR, termuat sejumlah kasus anggota Polri yang menyita perhatian publik.
Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Presiden Prabowo Minta Harga TBS Sawit Naik 10 Persen Ikuti Tren CPO Dunia
Kasus-kasus tersebut adalah pembunuh berencana terhadap Brigadir Yosua yang melibatkan Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Lalu, kasus penyalahgunaan narkoba oleh mantan Kapolda Sumatra Barat Irjen Teddy Minahasa Putra hingga kasus kerusuhan Stadion Kanjuruhan.
Sigit mengakui kasus-kasus tersebut mencederai publik dan institusi Polri. Namun, Sigit memastikan pihaknya sudah dan selalu berupa melakukan tindakan tegas kepada para anggota Polri yang membuat masalah.