|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : Putrajaya
PEKANBARU - Tiga perampok nasabah Bank Rakyat Indonesi (BRI) ditembak anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau di wilayah Siak Hulu, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.
Sebelum ditangkap, ketiga pelaku ini berhasil membawa kabur uang nasabah sebanyak Rp80 juta dengan cara memecahkan kaca mobil korbannya. Namun, hanya selang beberapa menit setelah kejadian, mereka berhasil diringkus, dan dihadiahi timah panas karena melawan.
Dir Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan mengungkapkan, sebelum melakukan aksinya, tiga pelaku yang merupakan warga Sumsel itu telah melakukan pengintaian di sekitar bank.
"Korban baru pulang dari bank mengambil uang, kemudian diikuti pelaku di wilayah Bangkinang, dan saat korban sedang turun dari kendaraan ke toko bangunan. Pelaku memecahkan kaca mobil korban dan mengambil uang tersebut," ungkapnya, Kamis (30/3/2023).
Riau Jadi Simpul Utama Tol Trans Sumatera, Tiga Ruas Masuk PSN Pemerintahan Prabowo
Pemerintah Segel PT Toba Pulp Lestari dan Tiga Pihak Lain Terkait Banjir Sumatra
Setelah melakukan aksi perampokan tersebut, ketiga pelaku kabur ke daerah asalnya di Sumsel dan menikmati uang haram hasil rampokan mereka.
"Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui para pelaku berada di Sumsel. Dan kemarin, mereka datang kembali ke Riau dan akan melakukan aksi yang sama," ujarnya .
"Tadi malam kita lakukan penindakan di wilayah Siak Hulu dan berhasil menangkap dua pelaku. Sementara satu pelaku lainnya ditangkap di Jalan Paus," tambahnya.
Luhut Bantah Narasi Menteri Pertahanan Soal Bandara IMIP 'Negara dalam Negara'
WhatsApp Hapus Akses Chatbot AI Pihak Ketiga Mulai 2026
Menurut Asep Darmawan, ketiga pelaku memiliki peran berbeda beda. Misalnya, I alias F,. Pria ini bertugas menggambar wilayah tempat mereka beraksi. Sedangkan HA alias H berperan sebagai eksekutor utama yakni melakukan pecah kaca, serta satu pelaku lain berinisial R alias T.
"Para pelaku merupakan residivis yang sering melakukan modus operandi yang sama," ujarnya.
Saat dilakukan penangkapan, lanjut Asep, pihaknya terpaksa memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki pelaku karena melakukan perlawanan dan membahayakan petugas.
Kolaborasi PT Arara Abadi, Universitas Riau dan Media Lakukan Mitigasi dan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan
Pasca Penyerangan Gajah pada Bocah,BBKSDA Riau Turunkan Tim Mitigasi
"Uang hasil curian itu sudah dibagi dan sudah habis. Yang disita adalah sepeda motor dan berbagai peralatan yang digunakan saat melakukan aksi kejahatan tersebut," pungkasnya. (*)