|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika
Dia mengungkapkan, ketahanan sistem keuangan khususnya perbankan tetap terjaga dari sisi permodalan, risiko kredit, dan likuiditas. Perry menyebut, permodalan perbankan kuat dengan rasio kecukupan modal atau CAR sebesar 25,88 persen pada Januari 2023.
"Risiko kredit juga terkendali, tecermin dari rasio kredit bermasalah (NPL) yang rendah 2,59 persen (bruto) dan 0,76 persen (neto) pada Januari 2023," ujar Perry seperti dikutip republika.
Sementara itu, likuiditas perbankan pada Februari 2023 juga terjaga didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 8,18 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perry menilai, berbagai kondisi tersebut menopang ketahanan perbankan Indonesia sehingga diprakirakan kinerjanya tidak terdampak langsung oleh dinamika penutupan tiga bank di Amerika Serikat.
Kinerja Operasional 2025, Direktur PT BSP Paparkan Pencapaian 100 Persen Target Well Service hingga Tantangan
KPK Geledah Lanjutan di Kantor PUPR Riau hingga 6,5 Jam
"Hasil stress test Bank Indonesia juga menunjukkan ketahanan perbankan Indonesia yang kuat," ungkap Perry.
Dia memastikan ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan KSSK. Khususnya dalam memitigasi berbagai risiko makroekonomi domestik dan global yang dapat mengganggu ketahanan sistem keuangan.