POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Kampar

Karya Seni Residensi Seniman Riau Libatkan Anak-anak Malako Kociak 

Selasa, 31 Januari 2023 | 19:22:31 WIB

Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/DL

Karya Seni Residensi Seniman Riau Libatkan Anak-anak Malako Kociak 
Residensi Seniman Riau yang ditaja Komunitas Seni Rumah Sunting 27-29 Januari 2023 melibatkan puluhan anak-anak.( Foto: ist)

Depal alias Denny Palu berkolaborasi dengan Als Rahim Sekha dalam pertunjukan teater malam itu, juga tentang Malako Kociak. Mereka melibatkan anak-anak dalam pertunjukan tersebut yang sudah dilatih sejak Jumat dan Sabtu siang. Pertunjukan bebas dengan menggunakan lampu obor dan kerikil Sungai Subayang di pentas kedua atau di belakang tenda tamu utama,, membuat masyarakat terpana dan bertepuk tangan meriah. 

Al Khudri seniman Riau asal Rohil yang asyik di bidang rupa, menghasilkan karya berupa kerajinan tanga atau kriya dari pasir, kerikil, kayu dan lain-lain sebagai media dasarnya. Hebatnya lagi, karya itu dibuat langsung bersama anak-anak di sana dan Khudri mengumpulkan mereka lalu melatih secara singkat. Bukan hanya kriya, lahir juga karya gambar dengan degradasi warna yang luar biasa. Begitunjuga dengan Gedoy yang tampil dengan agu-lagu Subayangnya malam itu. Memukau. 

Ferry yang mengikuti residensi dari cabang film atau sineas, menggarap perjalana Residensi ini dalam film dokumenter. Sementara Nuratika, Bambang Kariyawan, Asqalani Eneste dan Zikri sang deklamator kecil, termasuk Founder Rumah Sunting Kunni Masrohanti, memecahkan panggung itu dengan pembacaan puisi tentang Malako Kociak. 

Baca :

Kunni, menyebutkan, Residensi  Seniman ini dilaksanakan untuk mengangkat kekayaan budaya dan alam sekaligus melestarikannya dalam karya seni melalui tangan dan hati para seniman. Selain itu juga karena janji untuk meramaikan kegiatan Semah Antau. 

"Kerja kebudayaan ini harus nyata, kerja ril, tidak perlu banyak cerita. Residensi seniman dan pentas seni oleh seniman-seniman Riau ini merupakan upaya pelestarian dan mengusung kekayaan itu ke permukaan. Selain itu karena janji. Kami berjanji dengan kawan-kawan di Tanjung Beringin kalau ada acara Semah Antau di sini, kami akan meramaikan. Maka setelah tahu jadwal Semah Antau dari panitia di kampung,  kami pum bersiap dan memenuhi janji tersebut malam ini," kata Kunni sebelum mrmbacakan puisi berjudul Malako Kociak malam itu. 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
hukum
Status Hukum Naik, Yaqut Terseret Kasus Korupsi Kuota Haji
Jumat, 9 Januari 2026 | 20:43:00 WIB
siak
Bupati Siak Rangkul Lawan Politiknya, Afni: Kami Sudah Move On
Jumat, 9 Januari 2026 | 12:49:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
2
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB