JAKARTA - Turki mengklaim bahwa Indonesia dan Malaysia tertarik membeli drone bersenjata buatan perusahaan pertahanan Ankara, Baykar.
"Banyak negara Asia, terutama Malaysia dan Indonesia, menunjukkan ketertarikan yang besar pada produk industri pertahanan kami," ujar Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, saat konferensi pers di Tokyo, Senin (28/9-2022).
Seperti dilansir Reuters, ia kemudian berujar, "Kesepakatan tengah ditandatangani. Kami dengan senang hati [juga] akan memenuhi kebutuhan drone Jepang."
Kemenhaj Ingatkan Masyarakat Waspadai Badal Haji Fiktif
Kalahkan Oman dan Mozambik, Timnas Indonesia Dekati Peringkat 100 Dunia
Reuters melaporkan bahwa ketertarikan terhadap drone Turki memang meningkat setelah bukti keberhasilan senjata itu saat dipakai di berbagai tempat konflik, seperti Suriah, Ukraina, dan Libya.
Pada 21 September, Reuters melaporkan Baykar mengirimkan 20 drone bersenjata ke Uni Emirat Arab bulan ini.