|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : A Rafles
PELALAWAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan menutup pintu masuk bagi hewan ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). Saat ini, tiga kabupaten di Riau sudah terkena wabah PMK, sehingga tidak diperbolehkan membawa ternak ke daerah yang masih bebas PMK.
"Daerah di Provinsi Riau yang sudah terkena wabah Penyakit Mulut dan tidak diperkenankan untuk mengeluarkan ternaknya," kata Kabid Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Pelalawan, Yopan R , Senin (6/6-2022).
"Kalau membeli ternak ke daerah yang masih bebas wabah PMK masih diperbolehkan. Hanya saja binatang ternak yang dibeli harus disertai dengan sertifikat kesehatan pada ternak," tambahnya.
Bupati Siak Tolak Pembelian Mobil Dinas, Afni: Saya Malu Ditengah Utang Banyak
Ditemukan Dua Kasus Ternak Terjangkit Penyakit Mulut dan Kaki di Kampar
Dikatakannya, artinya untuk pembelian hewan ternak ke daerah yang masih bebas wabah PMK tetap diperbolehkan. Namun dengan syarat-syarat tertentu dengan dibekali surat kesehatan hewan. "Jelas kita tak ingin daerah kita yang masih bebas PMK jadi terkena wabah yang membahayakan hewan ternak," katanya.
Saat ini, tiga kabupaten di Provinsi Riau, yakni Rohul, Inhil dan Siak sudah terkena wabah PMK.
Disinggung soal estimasi kebutuhan hewan ternak jelang Hari Raya Idul Adha mendatang, Yopan mengatakan estimasi kebutuhan sekitar 2300 hewan ternak. (Rafles)