PEKANBARU -- Mengantisipasi kecelakaan selama mudik Lebaran tahun 2022 Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau bersama Ditlantas Polda Riau dan Jasa Raharja akan memasang rambu peringatan di daerah rawan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).
Kepala Dishub Provinsi Riau, Andi Yanto mengatakan, pemasangan rambu peringatan tidak hanya dipasang di daerah rawan kecelakaan. Namun juga di daerah rawan longsor, jalan rusak dan gelombang.
"Upaya kita menekan angka kecalakaan lalu lintas saat mudik Lebaran yaitu dengan memasang rambu. Secepatnya kita pasang rambu peringatan lalu lintas berupa spanduk, agar pengendara dapat berhati-hati dan waspada saat perjalanan mudik," jelasnya, Rabu (20/4/2022)
Mudik Sambil Live TikTok 11 Jam Tanpa Putus, Dave–Iwet Pecahkan Rekor MURI
Pemkab Siak Siaga Mudik Lebaran, 235 Personel Disiapkan di 10 Posko Pengamanan
Andi Yanto mengaku belum bisa memastikan dimana saja dan berapa banyak rambu yang akan dipasang. Untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Riau.
"Kami belum bisa memastikan. karena ini gabung dengan Ditlantas Polda Riau dan Jasa Raharja. Namun yang pasti kita pasang nanti jelang mudik Lebaran," tutupnya.
Untuk diketahui jalur mudik di Riau terdapat empat jalan lintas, yakni jalan lintas Riau-Sumatera Barat via Kabupaten Kampar dan via Kabupaten Kuantan Singingi. Lalu, Jalan lintas Riau-Sumatera Utara meliputi Kabupaten Siak, Bengkalis dan Rokan Hilir. Kemudian, jalan lintas Riau-Jambi melalui Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. 4 jalur mudik Riau tersebut, melalui jalur utara, jalut barat, jalur timur dan jalur selatan.
Amankan Mudik Lebaran 2026, Polres Pelalawan Siapkan 5 Pos Pengamanan
Jelang Mudik Lebaran, Jalan Lintas Timur Km 74–84 Pelalawan Dibuka Dua Arah Mulai 13 Maret
Salah satu indikator penentuan titik rawan adalah karena kondisi jalan yang memiliki radius pendek dan jarak pandang pendek akibat tepiannya banyak semak belukar. Paling banyak di pintu barat jalur lintas Riau–Sumatera Barat, rawan kecelakaan karena permukaan jalanya banyak berbelok-belok, banyak jalan lurus mendaki, tebing-tebing batu yang rawan longsor ketika hujan.*