1. Infeksi
Ada beberapa infeksi yang bisa menyebabkan vagina berdarah setiap kali seks dilakukan. Misalnya, infeksi menular seksual (IMS), servisitis, hingga vaginitis.
2. Sindrom genitourinari menopause (GSM)
GSM sebelumnya dikenal sebagai atrofi vagina. Kondisi ini bisa terjadi pada mereka yang mengalami perimenopause dan menopause serta mereka yang ovariumnya telah diangkat.
Seiring bertambahnya usia, terutama saat periode menstruasi berhenti, tubuh bisa menghasilkan lebih sedikit estrogen.
Listrik Sumatera Sempat Lumpuh Total, PLN Akhirnya Buka Suara: Ini Penyebab Blackout Massal!
Geger, Pria Ditemukan Tewas di dalam Truk di Pekanbaru, Polisi Selidiki Penyebabnya
Estrogen adalah hormon yang bertanggung jawab untuk mengatur sistem reproduksi Anda. Ketika kadar estrogen lebih rendah, beberapa hal terjadi pada vagina Anda. Tubuh Anda menghasilkan lebih sedikit pelumasan vagina, sehingga vagina bisa menjadi kering dan meradang.
3. Vagina kering
Vagina kering bisa menyebabkan pendarahan. Jika Anda tidak cukup basah saat seks, perdarahan bisa terjadi saat rasa sakit tiada tara dirasakan ketika penetrasi dilakukan.