Pada awal masa pandemi, katanya, banyak Nakes yang gugur disebabkan faktor ketidaktahuan, di mana tak sedikit masyarakat sering kurang jujur terkait gejala yang dialami atau kontak eratnya . Akibatnya Nakes ikut terpapar. Selain itu juga faktor lokasi pekerjaan dan kelelahan.
Seiring waktu, situasi lebih terjaga sehingga pemerintah berharap dengan pembelajaran tersebut, risiko gugurnya Nakes karena bertugas dapat ditekan sekecil mungkin.
Dia mengatakan, saat ini, meski pandemi telah melandai berkat kerja sama semua elemen, pihaknya terus berupaya mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada.
Program Makan Gratis Kena Sunat Anggaran, Ini Penjelasan Pemerintah
DPRD Kampar Desak Pemerintah Pusat Beri Kepastian Hukum Guru Non-ASN
"Prokes adalah kunci keselamatan kita semua. Kalau kita sehat, ekonomi juga sehat," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Perawat Nasional, Harif Fadhillah menyatakan bahwa seharusnya dalam masa pandemi ini, semua pihak dapat saling merawat. Perawat memberikan perawatan kesehatan kepada masyarakat sesuai kompetensinya, sedangkan masyarakat juga merawat motivasi sehingga semua dapat bertahan melawan pandemi.