BANGKINANG --Pemerintah Kabupaten Kampar optimis dan semakin siap mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA).
Hal ini disampaikan Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto pada kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid Evaluasi Kabupaten Layak Anak Tahun 2021 oleh para verifikator yang ditunjuk oleh Kementerian PPPA secara virtual di Aula rumah dinas Bupati Kampar, Rabu (7/7/2021).
Adapun verifikator yang hadir secara virtual yaitu Erlinda dari Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Lembaga Perlindungan Anak Bandung Hadi Utomo dan perwakilan dari DP3AP2KB Riau Tati Lindawati dengan moderator Anggin Nuzula Rahma.
Bupati Ahmad Yuzar Lantik Pimpinan BAZNAS Kampar Periode 2026-2031
Korban Tenggelam di Sungai Kampar Masih Hilang, Tim Gabungan Berpacu dengan Waktu Lakukan Pencarian
Selain dihadiri Bupati Kampar secara langsung, turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar H Yusri, Ketua Gugus Tugas KLA Kabupaten Kampar H Azwan, Kepala Bidang Kelembagaan Tumbuh Kembang dan Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Riau Sri Gemala Melayu, serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar Edi Afrizal.
Selain itu juga dihadiri perwakilan forum komunikasi perangkat daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, perwakilan dari organisasi, diantaranya Tim Penggerak PKK, BNK hingga perwakilan dari media yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar.
Kabupaten Layak Anak merupakan reward dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) untuk komitmen pemerintah kabupaten, partisipasi masyarakat, dunia usaha dan media dalam pemenuhan hak anak.
Kampar Junior FA Wakili Riau di Piala Garuda Anak Indonesia di Lampung Seni Nasional
Perbaikan Infrastruktur Jalan Jadi Perhatian Pemda Kampar
Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto dalam sambutannya menyampaikan optimis bahwa Kabupaten Kampar siap menjadi Kabupaten Layak Anak.
Sebelumnya pada tahun 2019 lalu Kabupaten Kampar telah mampu mendapatkan penghargaaan pada tingkat pratama dan tahun ini Pemerintah Kabupaten Kampar yang terus berjuang memenuhi hak-hak berharap mendapatkan predikat tertinggi yaitu Kabupaten Layak Anak (KLA).
Bupati Kampar menambahkan, dengan terselenggaranya kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid Kabupaten Evaluasi Kabupaten Layak Anak Tahun 2021 hendaknya dapat memberikan manfaat yang besar untuk memastikan bahwa hak-hak setiap anak dapat terpenuhi.
Buruh Asal Bandung Tenggelam Saat Mancing di Sungai Kampar, Hilang Terseret Arus di Pulau Kosiok
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kampar Apresiasi Antusiasme ASN Ikuti Seleksi JPT Pratama 2026
Ia juga berharap kegiatan ini menjadi acuan dalam membangun komitmen bagi para pembuat kebijakan dalam menyusun kebijakan dan program kegiatan. Sehingga kedepannya dapat mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Kampar melalui koordinasi dan sinkronisasi program serta kegiatan KLA.
“Semoga Verifikasi Lapangan Hybrid KLA tahun 2021 ini dapat memberikan hasil yang terbaik dan meningkat dari tahun sebelumnya dan Kabupaten Kampar kembali meraih penghargaan, bukan sertifikat saja sebagai Kabupaten Layak Anak,” tegas Catur.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar H Yusri saat memaparkan materi penilaian menyampaikan, seluruh elemen mulai dari Bupati Kampar serta Forkopimda mendukung penuh Kampar menjadi KLA.
Kampar Kembali Gelar Kejurnas Motoprix Region A Sumatera Seri 3 Riau 2026
Arus Sungai Kampar Mengganas, Tim Gabungan Berjibaku Cari Bocah 13 Tahun yang Tenggelam
Yusri menambahkan, Kampar memiliki jumlah pensuduk sekira 840 ribu jiwa lebih, dengan usia anak 0-18 tahun sebanyak lebih kurang 261.425.
Sejauh ini Pemkab Kampar telah memberikan perhatian yang besar terhadap pemenuhan hak anak dimana saat ini Kampar telah memiliki sembilan Peraturan Daerah (Perda) atau kelembangaan, tiga Peraturan Bupati serta 10 Surat Keputusan (SK) Bupati berkaitan dengan Kabupaten Layak Anak.
Selain itu dalam pelayanan bermain anak, saat ini juga telah terbentuk beberapa taman anak antara lain, RBRA Kelurahan Langgini, RBRA Kelurahan Bangkinang, Taman Desa Sibuak, Taman Desa Empat Balai, Taman Balai Adat Bangkinang serta Taman Desa Pulau.
DPRD Kampar Desak Pemerintah Pusat Beri Kepastian Hukum Guru Non-ASN
Bupati Kampar Instruksikan Hewan Kurban 2026 Diprioritaskan untuk Desa Minim Kurban
Dalam pelayanan kesehatan, Kampar saat ini juga memiliki 3 unit rumah sakit, 5 rumah sakit bersalin, 31 Puskesmans, 179 Puskesman Pembantu, dengan angka persalinan yang dilakukan fasilitas kesehatan sebanyak 2.294.
Kemudian jumlah sekolah umum dari jenjang SD sampai SMA sebanyak 1.532 sekolah dan sekolah madrasyah sebanyak 241 sekolah.
Dari pantauan, puluhan pertanyaan diajukan oleh verifikator. Pertanyaan dijawab bergantian oleh Bupati Kampar, Sekda Kampar, Gugus Tugas KLA Kampar, Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Kampar, OPD terkait, Kanit PPA Polres Kampar hingga perwakilan organisasi yang diundang.
Asisten II Setda Kampar Ikuti Launching Pendidikan Antikorupsi dan Rakor Pengendalian Inflasi
Bupati Kampar Pimpin Upacara HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Namun ada beberapa hal yang juga menjadi catatan saran dari verifikator yang diminta untuk dilengkapi Pemkab Kampar kedepan bersama stake holder terkait, adalah data kasus, pelatihan KHA bagi SDM yang perlu ditingkatkan.